Zakat
Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Dok. Diskominfo Jabar
Wagub Erwan Setiawan Erwan Setiawan mencanangkan Gerakan Wakaf Digital Jawa Barat 2026.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mencanangkan Gerakan Wakaf Digital Jawa Barat 2026. Digitalisasi dapat membuat penghimpunan wakaf uang menjadi lebih mudah, cepat, tepat, transparan, dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk generasi muda yang terbiasa menggunakan layanan digital.
Erwan berharap Jawa Barat tidak hanya dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi wakaf besar, tetapi juga mampu menjadi provinsi dengan tata kelola wakaf digital terbaik di Indonesia.
"Saya berharap kedepannya Jabar tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan potensi wakaf terbesar tetapi juga menjadi Provinsi dengan tata kelola wakaf digital terbaik di Indonesia," katanya di Gedung Sate, Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan, wakaf merupakan salah satu amal jariyah yang memiliki potensi besar sebagai instrumen pendukung pembangunan, termasuk di sektor pendidikan, ekonomi pesantren, ketahanan pangan, air bersih, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut Erwan, wakaf uang menjadi salah satu instrumen keuangan sosial syariah yang potensial karena memungkinkan masyarakat berwakaf secara fleksibel tanpa harus memiliki aset besar seperti tanah atau bangunan.
Pewarta: Imas Masriyah
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 42
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
