Musda MUI Bukittinggi ke-XI

Ibnu Asis Harap Lahir Pengurus MUI yang Amanah dan Bersinergi dengan Pemerintah

260920151240-ibnu-.jpg

Dok. Diskominfo Bukittinggi

Musda berlangsung di Aula MUI Kota Bukittinggi, Sabtu (19/9/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis.

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi ke-XI Tahun 2026 resmi digelar. Forum penting organisasi ulama ini diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang amanah sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Musda berlangsung di Aula MUI Kota Bukittinggi, Sabtu (19/9/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi MUI Kota Bukittinggi untuk mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi dalam menghadapi berbagai persoalan umat ke depan.

Ketua MUI Kota Bukittinggi, Aidil Alfin, mengatakan Musda merupakan forum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan MUI selama periode sebelumnya.

Menurutnya, MUI tidak hanya memiliki tanggung jawab sebagai pelayan umat, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Berbagai persoalan umat, termasuk persoalan keluarga dan kewarisan, menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama dalam penyusunan program kerja ke depan, ujar Aidil.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bukittinggi yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai program MUI, termasuk melalui pemberian hibah.

Aidil menegaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah yang harus diiringi dengan pengelolaan serta pertanggungjawaban bantuan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
MUI Bukittinggi Jadi Musda Pertama di Sumbar Tahun 2026

Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumatera Barat, Zulkarnaini, menyebut Musda MUI Kota Bukittinggi ke-XI menjadi Musda MUI kabupaten/kota pertama yang digelar di Sumatera Barat pada tahun 2026.

Ia berharap pelaksanaan Musda tersebut dapat menghasilkan kepengurusan baru yang mampu menjalankan amanah organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Musda ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang mampu menjalankan amanah dan memberikan kontribusi bagi umat," ujarnya.

Ibnu Asis: Peran Ulama Sangat Dibutuhkan

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengapresiasi pelaksanaan Musda MUI Kota Bukittinggi ke-XI.

Menurut Ibnu Asis, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang strategis untuk melakukan evaluasi, melahirkan gagasan baru, sekaligus memperkuat kolaborasi antara ulama, pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap Musda menghasilkan program kerja yang strategis serta kepengurusan baru yang amanah dan mampu membangun komunikasi serta kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut baik dan mengapresiasi Musda MUI ke-11. "Mudah-mudahan lahir program kerja strategis dan kepengurusan yang amanah serta mampu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat," kata Ibnu Asis.

Menurutnya, dukungan dan bimbingan ulama sangat dibutuhkan pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, sekaligus mendorong kemajuan Kota Bukittinggi.

"Dukungan dan bimbingan ulama sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Bukittinggi yang gemilang, sejahtera dan berkah," ujarnya.

Musda MUI Kota Bukittinggi ke-XI diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan program-program yang mampu menjawab kebutuhan umat.

Kolaborasi antara ulama dan pemerintah daerah juga diharapkan semakin kuat, sehingga berbagai persoalan sosial dan keagamaan di Kota Bukittinggi dapat ditangani secara bersama demi terciptanya masyarakat yang harmonis, sejahtera dan berkah.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 153
©2026 tingkap.co

Komentar