Aspirasi Masyarakat

Bupati Benni Warlis Jemput Aspirasi Dan Keluhan Masyarakat Kecamatan Canduang

250925113611-bupat.jpg

Foto: tingkap/ Syahyetti Syamra

Bupati Benni Warlis didampingi staf, Asisten, Kepala SKPD, beserta rombongan lainnya sambangi Kantor Camat Canduang untuk perdana bersilaturahmi dengan perangkat Nagari, Rabu (24/09/2025).

AGAM, TINGKAP.CO - Bupati Benni Warlis didampingi staf, Asisten, Kepala SKPD, beserta rombongan lainnya sambangi Kantor Camat Canduang, Kabupaten Agam untuk perdana bersilaturahmi dengan perangkat Nagari, Rabu (24/09/2025).

Dengan silaturrahmi yang sangat efektif dan tepat sasaran sehingga keluhan, masukan saran dari warga se Kecamatan Canduang menjadi PR bagi Bupati untuk memberikan solusi yang memberikan kesejuksn bagi Walinagari, Jorong dan Tokoh masyarakat, hal tersebut disaksikan pewarta ketika langsung turun kelapangan mengikuti rombongan Bupati Benni Warlis.

Keluhan dan saran disampaikan Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus masih banyak lahan pertanian yang telantar pasca banjir lahar dingin alias galodo yang terjadi tahun 2024.

"Luas lahan yang terimbas perekonomian masyarakat, 25 hektare," jelas Firdaus dalam rapat koordinasi dengan Bupati Agam, Benni Warlis.

Penyebab lahan pertanian belum tergarap karena masih ada sisa material pasca banjir dan saluran irigasi yang tidak berfungsi dan memadai.

"Sisa material pasir masih terbentang di lahan sawah warga, kemudian saluran irigasi yang terputus sehingga lahan tidak bisa dikerjakan / digarap sampai saat ini," ulasnya mewakili masyarakatnya.

"Sementara masyarakat sudah berupaya dengan swadaya membangun saluran irigasi. Seperti ada tujuh saluran irigasi pasca banjir lahar dingin sudah kita swadayakan, namun kembali rusak karena banjir terus terjadi," ulasnya lagi dengan nada lirih.

Berharap Pemerintah Kabupaten Agam untuk jadi prioritas segera menuntaskan persoalan yang terjadi pada warga agar petani bisa kembali menggarap lahannya seperti biasa .

Bupati Agam Benni Warlis, menanggapi keluhan warga, segera memprioritaskan masalah yang terjadi. "Kita akan prioritaskan, jangan sampai hal ini ber larut-larut," janjinya.

Bupati Agam yang langsung jemput aspirasi warga, dia sengaja turun ke Kecamatan untuk mendengar langsung keluhan sekaligus memetakan masalah guna mencari solusi yang tepat guna.

Dilain hal keluhan dari Walinagari dan Jorong terkait jembatan yang menjadi tumpuan untuk kelancaran perrkonomian masyarakat yang sampai sekarang masih meninggalkan bekas sisa galodo yang sulit untuk kelancaran transportasi, baik jembatan Kasiak dan jembatan depan Balai Adat Lasi Mudo, Kecamatan Canduang.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 607
©2025 tingkap.co

Komentar