Peluru Nyasar
Diduga Akibat Peluru Nyasar, Dua Mahasiswa UNP Dilarikan Ke Rumah Sakit

Foto: Istimewa
Diduga akibat peluru nyasar di Kampus UNP, 2 mahasiswa dilarikan ke rumah sakit.
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Musibah melanda kampus Universitas Negeri Padang (UNP) seperti dilansir infosumbar, dua mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Guruh Guwino (23) dan Nova Wirasakti (22), diduga menjadi korban peluru nyasar saat berada di kawasan Lapangan Rektorat UNP, Selasa (2/6/2026) sore.
Peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sejumlah mahasiswa tengah melakukan swafoto setelah menyelesaikan seminar proposal dan ujian komprehensif.
Berdasarkan informasi, kedua korban sedang duduk santai di depan Lapangan Rektorat UNP bersama rekan-rekan mereka usai mengikuti rangkaian kegiatan akademik.
Namun, secara tiba-tiba terdengar suara tembakan, kedua mahasiswa mengalami luka pada bagian tubuh mereka.
Guruh Guwino mengalami luka pada bagian pergelangan tangan yang diduga akibat terkena proyektil peluru nyasar.
Sementara Nova Wirasakti mengalami luka pada bagian paha dan langsung mendapatkan pertolongan dari rekan-rekannya yang berada di lokasi kejadian.
Melihat kondisi korban, sejumlah saksi segera melarikan mereka ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan penanganan medis .
Hingga berita diturunkan, belum diketahui secara pasti asal-usul peluru yang diduga mengenai kedua mahasiswa.
Sejumlah pihak masih berupaya mengumpulkan informasi terkait kronologi lengkap dan penyebab terjadinya insiden yang mengejutkan.
Saat dikonfirmasi terkait peristiwa , Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D., belum memberikan keterangan rinci.
Nanti ya, ujar Krismadinata singkat dan berlalu melanjutkan perjalanan menuju Rumah Sakit Hermina.
Sebagai informasi, insiden peluru nyasar juga pernah terjadi di lingkungan UNP pada tahun 2020. Saat itu, sebuah peluru menembus kaca salah satu gedung kampus dan sempat mengagetkan karyawan yang sedang beraktivitas.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 70
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
