Sinergitas

KDS dan Kapolresta Bandung Perkuat Sinergi, Narkoba Jadi Perhatian Utama

261006155211-kds-d.jpg

Dok. Diskominfo Kab. Bandung

KDS saat menerima Kapolresta Bandung Kombes Pol. Tri Suhartanto beserta jajaran dalam forum Forkopimda di Rumah Dinas Bupati Bandung, Senin (5/10/2026).

SOREANG, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersama Polresta Bandung memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Pemberantasan narkoba, penanganan daerah rawan bencana, hingga penguatan koordinasi Forkopimda menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.

Komitmen itu disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS saat menerima Kapolresta Bandung Kombes Pol. Tri Suhartanto beserta jajaran dalam forum Forkopimda di Rumah Dinas Bupati Bandung, Senin (5/10/2026).

KDS menyambut baik kehadiran Tri Suhartanto sebagai Kapolresta Bandung yang baru. Ia menegaskan kesiapan Pemkab Bandung untuk membangun kolaborasi dengan jajaran kepolisian, termasuk para Kapolsek di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

"Saya siap untuk terus berkolaborasi dengan Kapolresta Bandung dan juga jajaran, termasuk para Kapolsek," ujar KDS.

KDS juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolresta Bandung sebelumnya, Kombes Pol. Aldi.

Menurutnya, upaya kepolisian turut berkontribusi terhadap penurunan angka kriminalitas di Kabupaten Bandung.
"Alhamdulillah angka kriminal di Kabupaten Bandung menurun. Saya tepuk tangan untuk Kapolres," katanya.

Wilayah Luas dan Rawan Bencana

Dalam pertemuan tersebut, KDS turut menggambarkan tantangan yang dihadapi Kabupaten Bandung. Wilayah Kabupaten Bandung memiliki luas sekitar 176.000 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 3,9 juta jiwa berdasarkan data BPS.

Kondisi geografis dan topografi wilayah juga menjadi perhatian karena terdapat sejumlah daerah yang memiliki potensi bencana, terutama longsor. Beberapa wilayah yang disebut antara lain Kertasari dan Pangalengan.

"Memang ada daerah-daerah yang rawan, termasuk daerah yang longsor. Mudah-mudahan Pak Kapolresta bisa membantu pemerintah Kabupaten Bandung semakin aman dan kondusif," ujar KDS.

KDS: Narkoba Harus Dibabat

Selain persoalan keamanan dan bencana, pemberantasan narkoba menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Bandung.

KDS mengatakan pihaknya sejalan dengan para alim ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta organisasi kemasyarakatan Islam dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bandung.

Ia juga menyoroti peredaran minuman oplosan di wilayah Cicalengka yang dinilai perlu mendapat penanganan serius.
"Perlu ada langkah-langkah. Narkoba dibabat di Kabupaten Bandung, ini saya sepakat," tegasnya.

KDS berharap sinergi antara Pemkab Bandung, Polresta Bandung, dan unsur Forkopimda semakin kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Menurutnya, komunikasi antarpimpinan daerah tidak harus selalu berlangsung dalam suasana formal. Pertemuan Forkopimda bahkan dapat dilakukan secara santai untuk membangun koordinasi yang lebih intensif.

"Forkopimda ini biasa dilaksanakan rapat nonformal, secara langsung saja sebulan sekali. Tidak serius, tapi sambil ngopi, sambil santai," katanya.

Kapolresta Bandung Usung Konsep JAWARA

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Tri Suhartanto memperkenalkan konsep kerja yang akan menjadi salah satu pedomannya dalam menjalankan tugas, yakni JAWARA, singkatan dari Jaga Amanah, Wibawa, Ada, Ramah, dan Akhlak.

Konsep tersebut, kata Tri, telah ia pegang sejak bertugas di wilayah Cimahi.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak semata-mata diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap.

"Bagi saya, pengungkapan kasus atau penegakan hukum yang dilakukan adalah bukti ketidakberhasilan Harkamtibmas. Maka yang kita kedepankan adalah bagaimana menjaga Harkamtibmas di wilayah Kabupaten," ujarnya.

Karena itu, Tri menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Bandung.

"Ini tidak bisa bekerja sendiri, tentu saja harus kerja sama yang baik antarstakeholder," katanya.

Kolaborasi Pemkab Bandung dan Polresta Bandung diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan kriminalitas, pemberantasan narkoba, penanganan potensi gangguan keamanan, serta menjaga kondusivitas masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Pewarta: Martin Abidin
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 183
©2026 tingkap.co

Komentar