Nostalgiary
Farhan: Pasar Baru Bagian yang Tak Terpisahkan dalam Perjuangan Saya Hingga Jadi Wali Kota Bandung

@tingkap/Dewi Apriatin
Farhan menceritakan kenangan dia terkait Pasar Baru.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Ada cerita panjang di balik hubungan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dengan Pasar Baru Trade Center Bandung. Bukan sekadar pusat perdagangan, Pasar Baru menjadi bagian dari perjalanan hidup Farhan sejak usia muda hingga akhirnya dipercaya memimpin Kota Bandung.
Hal itu disampaikan Farhan saat menghadiri acara Kolaborasi Pasar Baru Trade Center Bandung di kawasan Pasar Baru, Kota Bandung, Senin (21/9/2026).
Di hadapan para pedagang, Farhan mengenang masa ketika dirinya mulai bekerja di Pasar Baru pada usia 19 tahun.
"Datang ke Pasar Baru itu membawa banyak memori, memori sejak saya usia sembilan belas tahun mulai bekerja di sini," ujar Farhan.
Menurut Farhan, Pasar Baru memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidupnya. Dari tempat tersebut, ia menyebut banyak pengalaman yang turut mengiringi perjalanan kariernya hingga menjadi anggota DPR RI dan kemudian dipercaya sebagai Wali Kota Bandung.
Namun, di balik nostalgia tersebut, Farhan juga menyoroti persoalan yang membuat aktivitas Pasar Baru sempat mengalami penurunan setelah pandemi Covid-19.
Nilai Investasi dan Renovasi Jadi Sorotan
Farhan menyebut salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah tingginya nilai investasi dan renovasi setelah pandemi.
Ia mengatakan, kondisi tersebut berbeda dengan situasi sebelum pandemi ketika rencana investasi dan renovasi masih lebih memungkinkan untuk direalisasikan.
"Apakah kita akan ada alternatif-alternatif penyelesaian manajemen. Bahwa sekarang nilai renovasi, nilai investasi terlalu besar itu. Kalau segitu dilakukan sebelum Covid, itu bisa tercapai. Tapi Covid kemarin habis-habisan," ungkapnya.
Saat ini, Pemerintah Kota Bandung masih melakukan pembahasan terkait penyelesaian persoalan manajemen bersama pihak pengelola Pasar Baru.
Farhan menegaskan, belum ada keputusan final karena persoalan tersebut berkaitan erat dengan kepercayaan antara pedagang, pengelola, dan Pemerintah Kota Bandung sebagai pemilik aset.
"Prosesnya sedang berjalan tapi belum ada keputusan karena ini menyangkut masalah kepercayaan para pedagang. Apakah saya masih bisa datang ke sini, kedua kepercayaan Pemerintah Kota Bandung apakah masih bisa percaya kepada pengelola," jelas Farhan.
Farhan Tekankan Pentingnya Mengembalikan Kepercayaan
Menurut Farhan, pemulihan kepercayaan menjadi salah satu kunci dalam upaya membangkitkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Baru.
Kepercayaan pedagang terhadap pengelola harus diperkuat. Di sisi lain, kepercayaan Pemerintah Kota Bandung sebagai pemilik aset terhadap pengelola juga perlu dipulihkan.
"Prinsipnya adalah kita ingin mengembalikan kepercayaan dari para pedagang terhadap pengelola dan kepercayaan pemerintah kota sebagai pemilik terhadap pengelola itu penting," tegasnya.
Kabar Baik: Turis Thailand Mulai Kembali
Di tengah berbagai persoalan yang masih dibenahi, Farhan membawa kabar positif mengenai potensi kembalinya wisatawan mancanegara ke Pasar Baru.
Ia menyebut telah mendapatkan informasi bahwa wisatawan asal Thailand Selatan mulai kembali berkunjung ke kawasan perdagangan legendaris tersebut.
"Saya mendapatkan kabar bahwa wisatawan Thailand Selatan itu mulai datang ke sini," kata Farhan.
Farhan juga menyinggung adanya penerbangan langsung dari Bangkok menuju Bandung yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
"Saya sudah mulai melakukan penerbangan direct dari Bandara Bangkok, Bismillah," ucapnya.
Kehadiran kembali wisatawan asing diharapkan menjadi salah satu faktor yang dapat menghidupkan kembali aktivitas perdagangan Pasar Baru.
Dengan pembenahan manajemen, pemulihan kepercayaan pedagang, serta peluang meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara, Pasar Baru diharapkan kembali menjadi salah satu pusat perdagangan dan destinasi belanja yang ramai di Kota Bandung.
Pewarta: Dewi Apriatin
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 446
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
