Ruas Jalan Rusak

Anggota DPRD Minta BWS V Sumatera Secepatnya Normalisasi Sungai Batang Suliti, Jalan Petani Rusak Akibat Perilaku Air Sungai

250621181037-jalan.jpg

Foto: @tingkap/Endri Alamsyah

Sungai Batang Suliti menggerus ruas jalan yang jadi urat nadi perekonomian petani di Kecamatan KPGD, Kabupaten Solok-Selatan.

SOLOK-SELATAN, TINGKAP.CO - Akibat perilaku air dari Sungai Batang Suliti yang tak menentu, ruas jalan di Jorong Sungai bandang, Desa Pakan Raba'a, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) rusak parah. Kondisi ini dikeluhkan para petani yang sehari-harinya mempergunakan ruas jalan itu untuk membawa hasil pertanian.

Hasil pantauan TINGKAP.CO di lapangan, Sabtu (21/6/2025) rusak parahnya jalan tersebut akibat tergerus oleh air Sungai Suliti, bahkan ada bahu jalan yang longsor dan retak-retak. Jalan dengan lebar 6 meter itu kini ada yang tersisa 1,5 meter dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat. 

Kerusakan terparah sepanjang 25 meter, tepatnya di depan rumah salah seorang anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Indra Sari Putra. Saat ditemui TINGKAP.CO Kamis (19/6/2025) dikediamannya, wakil rakyat dari Fraksi Nasdem ini mengatakan anggaran normalisasi Sungai Batang Suliti sebesar Rp. 31 Miliar bersumber dari APBN sudah ada untuk normalisasi sungai di titik belakang pasar Muaralabuh.

"Ada kendala untuk pelaksanaanya yaitu pembebasan lahan. Nah agar masyarakatnya tidak resah dan merasa terabaikan pabila jalan rusak itu tak kunjung diperbaiki. Padahal usulan perbaikan jalan Sungai Bandang sudah ratusan tanda-tangan warga. Apalagi jalan yang rusak ini di depan rumah saya. Masyarakat akan memandang sebelah mata dan tidak mempercayai saya sebagai wakil rakyat," papar wakil rakyat dari Dapil III ini.

"Titik lokasi itu dibantaran sungai Batang Suliti atau tepatnya sungai Pangkur dekat sungai Bandang. Kerusakan jalan akibat gerusan air Sungai Batang Suliti. Kami berharap anggaran Rp.31 Miliar itu juga diperuntukkan sebagian untuk penguat dinding bantaran sungai agar kondisi jalan ke depannya tidak terdampak gerusan air sungai. Mungkin bisa dibangun bronjong penahan tebing sungai yang rawan menggerus badan jalan di atasnya," harap Indra.

Indra juga meminta agar pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera secepatnya melakukan normalisasi Sungai Batang Suliti di titik-titik yang paling rawan agar tidak berpengaruh dengan tersendatnya perekonomian warga sekitar.

Pewarta: Endri Alamsyah
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.468
©2025 tingkap.co

Komentar