TIPPA
Program Steam dan Nilai TIPPA Bersinergi di Kelurahan Mario Pulana untuk Wujudkan Lingkungan Sehat

Foto: Istimewa
Lurah Mario Pulana Bakti Setiawan
MAROS, TINGKAP.CO - Program Satu Lingkungan Satu RT Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dinilai sangat relevan untuk disinergikan dengan nilai-nilai TIPPA (Tangguh, Inisiatif, Proaktif, Peduli, dan Amanah) dalam upaya memperkuat perubahan perilaku masyarakat serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan sehat.
Hal tersebut disampaikan oleh Lurah Mario Pulana, Kacamatan Camba, Kabupaten Maros, Bakti Setiawan yang menegaskan bahwa pendekatan kesehatan berbasis masyarakat perlu diselaraskan dengan program yang sudah berjalan agar dampaknya lebih optimal di tingkat kelurahan.
Visi Bersama Pembangunan Sanitasi Berbasis Masyarakat
Sinergi ini mengusung visi:
Mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, mandiri, dan berkelanjutan melalui semangat TIPPA dalam pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.
Menurutnya, visi tersebut menjadi dasar penguatan gerakan sanitasi berbasis RT yang tidak hanya menekankan aspek infrastruktur, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat secara menyeluruh.
Integrasi Nilai TIPPA dalam STBM
Dalam implementasinya, nilai TIPPA menjadi penggerak utama:
Tangguh: Membangun ketahanan lingkungan dari ancaman penyakit berbasis sanitasi melalui penerapan 5 Pilar STBM.
Inisiatif: Mendorong masyarakat untuk melakukan perbaikan sanitasi dan kebersihan secara mandiri.
Proaktif: Melakukan pemantauan rutin, gotong royong, dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
Peduli: Menumbuhkan kepedulian antarwarga, khususnya terhadap kelompok rentan dan kebersihan lingkungan.
Amanah: Menjamin pengelolaan program dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.
Penguatan 5 Pilar STBM di Kelurahan Mario Pulana
Program ini juga diperkuat dengan implementasi lima pilar STBM, yaitu:
Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) melalui pembangunan dan pemantauan jamban sehat.
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan penyediaan fasilitas di rumah dan ruang publik.
Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga melalui edukasi dan pelatihan keluarga sehat.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan pembentukan bank sampah RT dan gerakan pilah sampah.
Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga melalui pembangunan saluran drainase dan sumur resapan.
Program Unggulan RT TIPPA SANITASI
Sebagai bentuk implementasi nyata, disiapkan program unggulan RT TIPPA SANITASI yang mencakup:
Gerakan Jumat Bersih
Satu Rumah Satu Jamban Sehat
Bank Sampah TIPPA
Kampung Bebas Sampah dan Genangan
Kader Sanitasi TIPPA
Lomba RT Sehat dan Bersih
Monitoring sanitasi berbasis warga
Indikator Keberhasilan Program
Keberhasilan program ini diukur melalui dua aspek utama:
Indikator Sanitasi, meliputi tercapainya 100% akses jamban sehat, tidak adanya praktik buang air besar sembarangan, serta meningkatnya pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga.
Indikator TIPPA, mencakup meningkatnya partisipasi masyarakat dalam gotong royong, terbentuknya kader lingkungan aktif, serta tumbuhnya budaya peduli dan tanggung jawab sosial dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kelurahan Mario Pulana menjadi salah satu wilayah yang diharapkan dapat menjadi model penerapan sinergi STBM dan nilai TIPPA dalam pembangunan berbasis masyarakat.
"Melalui program ini, warga yang tangguh, inisiatif, proaktif, peduli, dan amanah akan menjadi fondasi utama terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan," ujar Bakti Setiawan.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi program formal, tetapi juga gerakan sosial berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran dan partisipasi masyarakat itu sendiri.
Pewarta: Muhammad Hakim
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 162
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
