Dokumentasi Budaya
Vidio Dokumenter Tentang Kebudayaan Mukomuko Akan Segera Diluncurkan

@tingkap/Japri
Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Mukomuko, Sri Hawani Analisa saat menerima TINGKAP.CO di ruang kerjanya Kamis (6/8/2026).
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko melalui Bidang Kebudayaan berencana akan meluncurkan rangkuman berbagai kebudayaan yang ada di Kabupaten Mukomuko yang dikemas dalam bentuk Vidio Dokumenter dengan harapan sebagai sumber sejarah tak benda untuk dapat dikenang turun temurun.
Pembuatan Vidio Dokumenter ini direncakan mulai digarap pada tahun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 mendatang.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Mukomuko, Arni Gusnita, MM melalui Kabid Kebudayaan, Sri Hawani Analisa, kepada TINGKAP.CO, di ruang kerjanya, Kamis (6/8/2026).
"Kemarin kami mendapatkan penambahan anggaran tapi sebenarnya itu di awal APBD murni memang anggaran itu sudah ada tapi karena ada pemangkasan anggaran batal dikerjakan. Jadi di APBD-P ini nanti rencana pembuatan Vidio Dokumenter itu kita garap," ungkap Kabid Kebudayaan Sri Hawani Analisa.
Ia juga mengatakan, ini untuk kegiatan sejarah budaya, kita akan membuat video seni budaya tradisional maupun yang kreasi yang ada di Kabupaten Mukomuko dan sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda itu akan dikemas menjadi suatu dokumenter atau video.
"Kita bukan hanya punya sejarah tapi haru memiliki bukti, punya dokumentasi kalau suatu saat ditanya, Kabupaten Mukomuko ini loh ini dokumen budaya yang ada di Kabupaten Mukomuko," tuturnya.
"Adapun yang termasuk budaya tak benda tersebut yaitu seperti gandai, sakora, tempat ngajing (tempat mengaji), Serunai. Nah itu akan kami kemas dalam bentuk video dokumenter. Doakan semoga bisa berjalan secepatnya setelah APBD-P," demikian Kabid Kebudayaan.
Pewarta: Japri
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 704
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
