Kebakaran

Kebakaran di Maros Hanguskan 6 Rumah, 44 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

261014132347-kebak.jpg

@tingkap/Andi Harjan

Petugas Damkarmat Maros berjibaku memadamkan kebakaran di permukiman warga di Dusun Tenrimata, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (13/10/2026)

MAROS, TINGKAP.CO - Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Tenrimata, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (13/10/2026) sore. Sebanyak enam rumah dilaporkan terbakar, sementara tiga rumah lainnya turut terdampak.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Maros bergerak cepat dengan mengerahkan enam unit armada dan 44 personel untuk menjinakkan kobaran api yang mengancam permukiman warga.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, penyebab kebakaran dan total kerugian material masih dalam proses penyelidikan pihak terkait.

Informasi kebakaran diterima Posko Induk Damkarmat Maros dari seorang warga bernama M. Arfa pada pukul 15.25 WITA.
Respons petugas terbilang cepat. Hanya berselang dua menit setelah laporan diterima, tepat pukul 15.27 WITA, armada pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba di lokasi pukul 15.35 WITA dan mulai melakukan pemadaman satu menit kemudian. Operasi berlangsung hingga pukul 17.10 WITA, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Proses pemadaman berlangsung cukup menantang. Selain berada di kawasan permukiman padat dengan material bangunan yang mudah terbakar, kobaran api juga diperparah oleh angin kencang yang mempercepat penyebaran api ke bangunan di sekitarnya.

Untuk mengendalikan situasi, Damkarmat Maros mengerahkan enam armada berkode F7, F9, F10, F12, F14, dan F17.
Sebanyak 44 personel gabungan dari Mako Induk, Sektor Bontoa, Sektor Bantimurung, Ton 1, dan Ton 3 diterjunkan dalam operasi tersebut.

Area yang terdampak dalam proses pemadaman dan pendinginan diperkirakan mencapai 50 x 40 meter.
Operasi dipimpin langsung Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Maros, H. Jufri, S.Pd., M.Si., didampingi jajaran pejabat terkait.

Enam rumah yang dilaporkan terbakar masing-masing milik Jhon Anwar, Muh. Rustam, Dedoh, Muh. Ali, Hajra, dan Rela. Sementara itu, tiga rumah lainnya turut terdampak kebakaran.

Kepala Damkarmat Maros, H. Jufri, mengatakan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran dan mencegah api menjalar ke lebih banyak rumah warga.

"Begitu laporan masuk pukul 15.25, dua menit kemudian armada langsung meluncur. Kami kerahkan 44 personel dan enam armada, termasuk dari sektor," kata Jufri.

Menurutnya, petugas berhasil melokalisasi kobaran api sehingga tidak merambat lebih luas ke permukiman warga yang padat.

"Api berhasil kami lokalisir sehingga tidak merambat ke rumah warga lainnya yang padat. Ini adalah wujud komitmen kami, siap melindungi, siap menyelamatkan masyarakat Maros 24 jam," ujarnya.

Warga Diimbau Waspadai Potensi Kebakaran

Menyusul peristiwa tersebut, Jufri mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau.

Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan sumber api terbuka tanpa pengawasan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Masyarakat yang membutuhkan layanan darurat Damkarmat Kabupaten Maros dapat menghubungi Call Center Damkarmat Maros di nomor 0851-6605-5565, yang beroperasi selama 24 jam.

Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 121
©2026 tingkap.co

Komentar