Gotong Royong
Bentuk Apresiasi, Camat Garut Kota Nobatkan Cihandeulem Sebagai Kampung Gotong - Royong

Foto: @tingkap/Agus Sopian
Karena warganya sangat antusias gotong - royong sehingga, Kampung Cihandeulem dinamai "Kampung Gotong Royong".
GARUT, TINGKAP.CO - Beberapa kampung di Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut kini tengah dinobatkan (beri nama-red.) sebagai kampung "Gotong Royong" oleh Camat Garut Kota, Rena Sudrajat.
Ada beberapa kampung diantaranya, kampung di Kelurahan Kota Kulon dan satu lainnya di Kampung Cihandeulem, Kelurahan Cimuncang. Karena warganya sangat antusias terhadap gotong - royong sehingga di namai "Kampung Gotong Royong".
Selain menobatkan nama kampung Cihandeulem sebagai "Kampung Gotong Royong" Camat Rena juga sekaligus meresmikan jalan penghubung antara Kelurahan Cimuncang dengan Kelurahan Sukanegla. Jalan tersebut yakni baru selesai dibangun yang bersumber anggaran dari dana Kelurahan Cimuncang dengan nilai Rp.100 juta rupiah.
Camat Garut Kota, Rena Sudrajat, mengucapkan banyak terimakasih kepada warga Kampung Cihandeulem, RW 7, Kelurahan Cimuncang karena sudah mendukung dan bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan ruas jalan umum yang berlangsung dengan baik lancar, tertib, aman, dan nyaman.
"Kami atas nama pemerintah sangat mengapresiasi atas kerjasama "Gotong Royong" warga masyarakat sehingga proses pembangunan ruas jalan ini dapat cepat dipergunakan oleh masyarakat umum dengan kondisi baik," ujarnya.
Lebih lanjut Rena mengungkapkan dihadapan banyak warga masyarakat, mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa ta'ala membalas atas perbuatan baik yang mana telah bekerjasama secara gotong royong.
Selain bergotong royong hal ini juga perlu diketahui bahwa terbangunnya ruas jalan ini adalah anggaran dari bapa ibu sekalian (masyarakat) yaitu hasil dari pembayaran PBB, dari kita, untuk kita.
Maka jangan sungkan untuk membayar PBB karena membayar PBB itu adalah sama halnya dengan perbuatan kebaikan. "Jangan khawatir yang nanti juga akan dikembalikan lagi kepada kita. Misal, untuk pembangunan jalan atau kepentingan masyarakat yang lainnya," tambahnya.
"Alhamdulillah Pak RW 2, RW 7, RW 12,dan RW 14 bisa mendukung dengan gotong royong yang hal itu salah satu bentuk daripada budaya gotong royong, dari kita,untuk kita, oleh kita," ucapnya, Jumat (25/7/2025).
Kaitan dengan pembangunan jalan juga termasuk salah satu program presiden untuk memperkuat ketahanan pangan. "Jalanya baik maka lalulintas pertanian akan berjalan lancar melainkan tidak akan menghambat yang tentu yang insyaallah perekonomian kita menjadi semakin maju."harapnya.
Dengan diresmikan jalan baru dan pengobatan Cihandeulem jadi "Kampung Gotong Royong", Lurah Cimuncang, Kecamatan Garut kota, Deden Nurdiana turut menyampaikan ucapan terimakasih kepada pak Rena (Camat Garut kota ) atas kehadiran yang sekaligus telah meresmikan ruas jalan baru sebagai penghubung antara jalan kelurahan Cimuncang dengan kelurahan Sukanegla.
Selain itu, kami juga atas nama pemerintah kelurahan Cimuncang ingin mengucapkan terimakasih kepada para ketua RW/RT dan warga masyarakat kampung Cihandeulem khususnya. Terimakasih karena dengan kerjasama secara gotong royong warga sehingga pembangunan jalan ini bisa kelar selesai dengan lancar ,baik tanpa akses.
Dengan selesainya jalan ini dibangun, Deden berharap semoga bisa dipergunakan dengan baik oleh warga masyarakat sekitar ,dan senantiasa bisa saling memelihara agar supaya ketahanan jalan ini tetap terjaga dengan baik.
Diketahui dalam acara peresmian poros jalan tersebut selain Camat Garut Kota, dan Lurah Cimuncang hadir, para tokoh masyarakat sekitar, tokoh agama, Babinsa, dan juga Babinkantibmas.
Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 134
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
