Bantuan Pangan
Ratusan KPM Padati Kantor Desa untuk Ambil Bantuan Pangan

Foto: Istimewa
Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memadati kantor desa di Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Selasa (16/12/2025).
INDRAMAYU, TINGKAP.CO - Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memadati kantor desa di Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Selasa (16/12/2025), untuk mengambil bantuan pangan alokasi Oktober-November 2025. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh pemerintah melalui Perum Bulog dan dipusatkan di masing-masing kantor desa.
Bantuan pangan yang disalurkan merupakan akumulasi dua bulan yang direalisasikan sekaligus menjelang akhir tahun. Setiap KPM menerima beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Staf Pelaksana Bulog Indramayu, Arif, mengatakan penyaluran bantuan di Kecamatan Gabuswetan telah dijadwalkan sesuai agenda yang ditetapkan. Untuk memastikan kelancaran distribusi, setiap desa didampingi oleh dua petugas Bulog.
"Bantuan pangan ini merupakan alokasi bulan Oktober dan November 2025. Penyalurannya dilakukan hari ini dengan pendampingan petugas Bulog di tiap desa," ujar Arif.
Menurut Arif, pendampingan tersebut bertujuan menjaga ketertiban, transparansi, serta memastikan bantuan diterima oleh warga yang sesuai dengan data penerima resmi dari pemerintah.
Sementara itu, Koordinator Desa Druntenwetan, Irwan, menjelaskan bahwa penyaluran hari pertama diprioritaskan bagi KPM yang tercantum dalam satu Kartu Keluarga (KK) dan hadir langsung di lokasi.
"Untuk KPM yang pengambilannya diwakilkan anggota keluarga, akan kami layani besok agar pendataan tetap rapi dan menghindari kesalahan," kata Irwan.
Para KPM menerima bantuan untuk alokasi Oktober-Nopember. (Foto: Istimewa)
Irwan berharap bantuan pangan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya menjelang akhir tahun.
Pantauan di lapangan, warga mulai berdatangan sejak pagi hari ke Kantor Desa Druntenwetan. Proses penyaluran berlangsung tertib dengan pengawasan petugas desa dan pendamping Bulog.
Salah satu KPM, Dalam (67), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap program bantuan pangan tersebut terus berlanjut.
Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada pemerintah, ucapnya.
Irwan juga mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan pangan di Kecamatan Gabuswetan pada periode Oktober-November 2025 mengalami penurunan. Dari sebelumnya 6.750 KPM pada periode JuniJuli 2025, kini menjadi 6.459 KPM.
"Penurunan ini terjadi hampir di semua desa dan merupakan hasil pembaruan serta penyesuaian data penerima bantuan," jelasnya.
Pemerintah berharap program bantuan pangan ini tetap mampu menjaga ketahanan pangan keluarga penerima, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Ade Nur
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 93
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
