Desa Mandiri
DPMD Garut Dorong Desa Mandiri, Potensi Lokal Disatukan untuk Dongkrak Ekonomi Warga

@tingkap/Agus Sopian
Bimtek menuju desa mandiri diikuti para kepala desa di Aula Kantor Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/10/2026).
GARUT, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mendorong pengembangan potensi lokal melalui konsep Kawasan Terpadu. Program ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antardesa, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi ketergantungan terhadap bantuan anggaran pemerintah.
Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diikuti para kepala desa di Aula Kantor Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/10/2026).
Kepala DPMD Kabupaten Garut, Ahmad Dani Ramdani, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana menggali dan memetakan potensi unggulan desa yang dapat dikembangkan secara bersama-sama.
Menurut Ahmad Dani Ramdani, konsep Kawasan Terpadu memungkinkan desa-desa dalam satu wilayah saling melengkapi berdasarkan keunggulan masing-masing.
Dengan demikian, potensi yang dimiliki setiap desa dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Sebagai contoh, satu desa dapat menjadi penghasil bambu, desa lainnya mengembangkan usaha pengolahan, sedangkan desa lain berfokus pada pemasaran produk. Kolaborasi tersebut diharapkan membentuk rantai usaha yang berkesinambungan dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.
"Kita menampung aspirasi para kepala desa, potensi apa yang bisa dikembangkan bersama. Baik di bidang pertanian, peternakan, pariwisata, maupun kerajinan, agar kawasan ini saling mendukung dan menghasilkan pendapatan masyarakat," ujar Ahmad Dani Ramdani.
Ahmad Dani Ramdani menegaskan, pengembangan Kawasan Terpadu juga menjadi salah satu upaya menjawab tantangan efisiensi anggaran.
Menurutnya, pembangunan desa perlu bertumpu pada potensi nyata yang tersedia di lapangan, bukan semata-mata mengandalkan Dana Desa maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal dan memperkuat kerja sama antardesa, peluang usaha baru diharapkan dapat tumbuh tanpa harus selalu menunggu tambahan anggaran pemerintah.
"Ini tidak berbasis anggaran semata, tetapi berbasis potensi yang ada di lapangan. Jika kita hanya bergantung pada Dana Desa atau APBD, kita akan sulit berkembang. Konsep Kawasan Terpadu adalah langkah agar desa bisa mandiri dan memaksimalkan potensi lokalnya," jelasnya.
Ia berharap para kepala desa dapat mengidentifikasi keunggulan wilayah masing-masing sekaligus membangun kesepakatan untuk mengembangkan potensi tersebut secara terintegrasi.
Kepala Desa Jayaraga menyambut positif inisiatif DPMD Kabupaten Garut tersebut. Ia menilai penggalian potensi lokal dan penguatan kerja sama antardesa penting untuk mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami sangat mengapresiasi langkah DPMD Garut yang mengarahkan kita menggali potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat, tanpa hanya mengandalkan bantuan anggaran pemerintah. Semoga desa-desa lain dapat mengikuti arahan ini demi kemajuan bersama," ungkapnya.
Kegiatan Bimtek ini direncanakan berlanjut ke sejumlah zona lainnya, termasuk wilayah selatan Kabupaten Garut, guna memperluas pembahasan dan menggali potensi desa di berbagai wilayah.
Melalui pendekatan Kawasan Terpadu, Pemkab Garut berharap setiap desa mampu mengembangkan keunggulan lokal, memperkuat perekonomian masyarakat, dan membangun kemandirian melalui kolaborasi yang saling menguntungkan.
Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 95
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Dishub Bukittinggi Berlakukan Jalur Dua Arah 24 Jam, Ini Perubahan Arus Lalu Lintas di Kawasan Jam Gadang
- Meriah! Pawai Jampana Tutup HJKB ke-216, Warga Bandung Tumpah Ruah Nikmati Karnaval Budaya
- Sambut Kajari Baru, Ramlan Nurmatias Dorong Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan Bukittinggi
- Ramlan Nurmatias Turun Langsung, Pemkot Bukittinggi Gencarkan Gerakan Sadar Sampah
- Proyek Trotoar dan Drainase Soekarno Hatta Dievaluasi, PUPR Bukittinggi Tegaskan Ancaman Sanksi
- Andra Soni Dukung Target Kredit Rp400 Triliun, UMKM Banten Didorong Lebih Produktif
- DPRD Langkat Tetapkan 13 Ranperda 2027, Atur Pilkades hingga Perlindungan Tenaga Kerja Lokal
- Kemarau Mengancam Pasokan Air, Bupati Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih untuk Warga
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
