Layanan Kesehatan
Sekda Garut Minta Semua Pengadaan di Puskesmas Dilaksanakan Sesuai Ketentuan

Foto: @tingkap/Agus Sopian
Sekda H Nurdin Yana menegaskan agar penggunaan anggaran di setiap Puskesmas harus sesuai dengan aturan.
GARUT, TINGKAP.CO - Dalam rangka penggunaan untuk pengadaan barang dan jasa agar dilaksanakan dengan mengikuti aturan, dan regulasi yang ada sesuai peraturan perundang undangan. Khususnya bagi semua Puskesmas yang pada saat ini hadir.
Demikian diungkapkan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, H. Nurdin Yana kepada TINGKAP.CO, usai menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi pemanfaatan sistem pengadaan barang dan jasa dalam rangka mendorong optimalisasi pengadaan barang dan jasa menuju Garut hebat yang berlangsung di RSUD dr Slamet, Garut, Rabu (19/11/2025).
Atas kehadirannya, lanjut Nurdin Yana, kita ingin menegaskan kepada temen- teman Puskesmas untuk, katakanlah ketentuan sesuai regulasi. "Jadi kita ingin semua pengadaan barang jasa ini mengikuti ketentuan," ujarnya.
"Karena pada hakikatnya, ketentuan itu akan timbul pada kesadaran. Oleh sebab itu tadi kami minta beberapa penomena yang muncul yang sering dilalui puskesmas maka, agar mereka sekarang bisa untuk masuk ke sistem. Spekcibitas daripada BLUD itu tidak bisa dikonotasikan sebagai semaunya. Tetapi sebagai regulasi yang mereka harus patuhi," tandas Nurdin.
"Sehingga RBA (Rencana Belanja Anggaran - red.) yang ditetapkan sudah ada, itu dipatuhi sebaik baiknya. Kemudian perencanaan belanja sudah ditetapkan maka, belanjalah sesuai regulasi dan ketentuan," pintanya.
Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 157
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
