Pelayanan Kesehatan Bergerak
Kominfo Jatim Raih Penghargaan Pelayanan Kesehatan Bergerak dari Dinas Kesehatan

Foto: Diskominfo Jatim
Kominfo Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan kategori Organisasi Perangkat Daerah Berkontribusi dalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Tahun 2025.
SURABAYA, TINGKAP.CO - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan kategori Organisasi Perangkat Daerah Berkontribusi dalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Kampanye Hidup Bersih dan Sehat yang digelar Dinas Kesehatan Jatim, di Surabaya, Rabu (3/12/2025).
Penghargaan diterima oleh Ketua Tim Kerja Pusat Data Dinas Kominfo Jatim, Nofian Adi Prasetyawan, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendorong budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Jatim, dr Waritsah Sukarjiyah, menegaskan, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa kerja kolaboratif harus terus diperkuat.
"Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama. Mulai dari tempat kerja, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, hingga para kader di lapangan, semuanya memiliki peran penting untuk mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang lebih sehat," ujarnya.
Acara yang dihadiri perwakilan instansi pemerintah, OPD Pemprov Jatim, perusahaan swasta, BUMN, organisasi profesi, serta tenaga kesehatan tersebut menjadi sarana penguatan komitmen dalam berbagai program prioritas kesehatan.
Melalui kolaborasi lintas program dan dukungan dari masyarakat, gerakan hidup bersih dan sehat didorong menjadi budaya yang melekat dalam aktivitas sehari-hari.
Selain penghargaan untuk Kominfo Jatim, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur juga memberikan 102 penghargaan kepada berbagai institusi yang dinilai berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Penghargaan tersebut mencakup 19 kategori, di antaranya Tempat Kerja yang Melaksanakan Perlindungan Kesehatan bagi Pekerja Perempuan (GP2SP), Tempat Kerja yang Menerapkan K3 Perkantoran, Tempat Kerja Pendampingan Ibu Hamil, Zero Kematian Ibu periode 20232024, Pemberdayaan Lansia melalui inovasi SITI ASIK, hingga Kabupaten/Kota dengan capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencapai target.
Selain itu, kategori lain turut menyoroti pemberdayaan di lini masyarakat, seperti Kader Posyandu Berprestasi, Posyandu Berprestasi, penilaian kelas ibu hamil, serta upaya eliminasi pasung dan pemberdayaan kesehatan jiwa di kabupaten/kota. Kategori khusus terkait kontribusi dalam Pelayanan Kesehatan Bergerak di wilayah kepulauan juga menjadi perhatian pada ajang penghargaan tahun ini.
Dinkes Jatim berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh sektor untuk terus meningkatkan kontribusi dan inovasi dalam program-program kesehatan. Dengan sinergi lintas sektor yang kuat, Jawa Timur ditargetkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan dari tingkat kabupaten/kota hingga pelosok kepulauan.
Kegiatan kampanye ini juga menjadi ruang afirmasi bahwa derajat kesehatan masyarakat hanya dapat dicapai melalui partisipasi aktif semua pihak. Melalui kerja bersama dan komitmen berkelanjutan, budaya hidup bersih dan sehat diharapkan semakin mengakar di tengah masyarakat Jawa Timur
Pewarta: Nanang Sigit Wibowo
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 100
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
