BPJS
RSUD La Palaloi Bahas Program BPJS Kelas Rawat Inap Standar

Foto: Istimewa
Rapat Bidang Pelayanan Program BPJS
MAROS, TINGKAP.CO - RSUD La Palaloi menggelar rapat bidang pelayanan yang membahas program BPJS Kesehatan terkait penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS)P di rumah sakit. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat RSUD La Palaloi, Kamis (21/05/2026).
Rapat ini melibatkan berbagai unsur pelayanan rumah sakit, di antaranya Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan, Kasi Pelayanan Medik, Kasi Pelayanan Keperawatan, kepala ruangan rawat inap, kepala ruangan rawat jalan, serta Komite Manajer Pelayanan Pasien (MPP).
Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan, Agus Sujadi, S.Kep., Ns., mengatakan bahwa pembahasan dalam rapat difokuskan pada kesiapan pelayanan rumah sakit dalam mendukung program BPJS, khususnya penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar yang kini menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan nasional.
Selain itu, rapat juga membahas pelayanan BPJS secara online guna meningkatkan efektivitas dan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat.
Seluruh kegiatan rapat dilaksanakan atas arahan Direktur RSUD La Palaloi, Dr. Sri Syamsinar Rachmah, S.Ked., sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada pasien.
Melalui rapat koordinasi tersebut, pihak rumah sakit berharap seluruh unit pelayanan dapat memahami dan menjalankan kebijakan terbaru BPJS secara optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik, cepat, dan terstandar.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 771
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
