Tanggapan Gubernur
Rapat Paripurna XXXVII DPRD Provinsi Sumatera Selatan

Dok. DPRD Sumsel
Kanan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Raden Gempita bersama Sekda Provinsi Sumsel Edward Candra.
PALEMBANG, TINGKAP.CO - Rapat Paripurna XXXVII DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan Agenda Tanggapan dan/atau jawaban Gubernur Sumsel terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap RAPERDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025
Dalam Rapat tersebut, jawaban pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Prov. Sumsel terhadap RAPERDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025 disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Raden Gempita, SH, didampingi Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sumatera Selatan, HM Ilyas Panji, SE, SH, MM. Turut hadir anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam penyampaiannya, Edward Candra selaku Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang mewakili Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan perhatian, masukan, serta berbagai pandangan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, seluruh saran dan kritik yang disampaikan merupakan bentuk sinergi yang positif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas perhatian, masukan, saran, dan kritik yang telah disampaikan. Seluruh pandangan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus penyempurnaan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah," ucap Edward Candra.
Edward menegaskan, kemitraan yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan DPRD memiliki peran strategis dalam mewujudkan pengelolaan APBD yang transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran. Sinergi tersebut menjadi landasan penting untuk memastikan setiap program pembangunan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Raden Gempita, menekankan bahwa penyampaian pandangan umum fraksi beserta jawaban pemerintah merupakan bagian penting dalam tahapan pembahasan Raperda yang harus dilaksanakan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, seluruh proses pembahasan diharapkan dapat berjalan secara konstruktif sehingga menghasilkan keputusan yang berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Raden Gempita juga mengajak seluruh unsur legislatif dan eksekutif untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, serta membangun kemitraan yang harmonis selama proses pembahasan berlangsung. Dengan kolaborasi yang baik, pembahasan Raperda diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Rapat Paripurna XXXVII DPRD Sumsel (Dok. DPRD Sumsel)
Melalui pembahasan yang dilakukan secara terbuka dan kolaboratif, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama DPRD berkomitmen untuk terus menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang semakin berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan di Sumatera Selatan.
Pewarta: Toyo Ciputra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 153
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
