Kapolda Bengkulu Warning Polisi Jangan Jadi Beking Tambang Ilegal, Personel Polres Mukomuko Dapat Hadiah Umrah

261106092751-kapol.jpg

Dok. Polres Mukomuko

Kapolda saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Mukomuko, Kamis (5/11/2026).

MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, memberikan peringatan tegas kepada seluruh personel Polres Mukomuko agar tidak menjadi beking atau pelindung aktivitas perkebunan dan pertambangan ilegal.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Mukomuko, Kamis (5/11/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, di antaranya Karo SDM, Dirlantas, dan Dirkrimsus Polda Bengkulu beserta rombongan. Kedatangan Kapolda disambut Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., bersama jajaran pejabat utama dan personel Polres Mukomuko.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan Markas Komando (Mako) Polres Mukomuko untuk memastikan kondisi fasilitas dan kesiapan lingkungan kerja dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Selanjutnya, Kapolda meresmikan Gedung Samapta 38 Setia Polres Mukomuko. Gedung tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapan operasional serta meningkatkan efektivitas personel Samapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda juga melaksanakan penanaman jagung di lahan ketahanan pangan Polres Mukomuko sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif.

Agenda dilanjutkan dengan laporan satuan Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana mengenai situasi kamtibmas, kondisi wilayah, capaian kinerja, serta berbagai program yang telah dilaksanakan Polres Mukomuko bersama Polsek jajaran.
 
Dalam arahannya kepada seluruh personel, termasuk jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas, Kapolda menegaskan bahwa setiap anggota Polri wajib memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara maksimal.

Ia mengakui jumlah personel yang tersedia belum sepenuhnya ideal untuk menjangkau seluruh kebutuhan pelayanan di Kabupaten Mukomuko. Namun, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas kinerja.

Sebaliknya, seluruh personel diminta memperkuat solidaritas, kerja sama, dan sinergi dengan masyarakat.
Kapolda juga menyoroti tingginya perhatian terhadap angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa di wilayah hukum Polres Mukomuko.

Ia meminta jajaran Satuan Lalu Lintas lebih mengutamakan kualitas dan kompetensi calon pengendara dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurutnya, seseorang yang mendapatkan SIM harus benar-benar memahami teori berkendara dan memiliki kemampuan praktik yang memadai. SIM bukan sekadar dokumen persyaratan, melainkan bukti bahwa seseorang telah memenuhi kompetensi untuk berkendara.

"Saya paham kecelakaan ini disebabkan banyak faktor. Jalan bagus juga bisa jadi faktor, pengendaranya ngebut-ngebutan. Untuk menghindari itu, maka berikan SIM kepada orang yang memang pantas," tegas Kapolda.

Selain persoalan lalu lintas, Kapolda memberikan perhatian khusus terhadap potensi sumber daya alam Kabupaten Mukomuko, terutama sektor perkebunan dan pertambangan.

Ia mengingatkan agar tidak ada anggota Polri yang menjadi beking atau melindungi aktivitas perkebunan maupun pertambangan ilegal yang bertentangan dengan ketentuan hukum.

Kapolda menegaskan, anggota Polri tetap diperbolehkan menjalankan usaha, termasuk di bidang perkebunan, untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, usaha tersebut harus dilakukan secara legal, wajar, dan tidak mengganggu tugas maupun integritas sebagai anggota kepolisian.

"Kalau anggota mau berusaha bidang perkebunan, ya silakan. Tapi dengan cara baik, legal dan sewajarnya untuk kesejahteraan keluarga. Tapi, tidak mencederai tugas-tugas sebagai anggota Polri," tegasnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengingatkan seluruh perwira agar menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap anggota dengan baik.

Menurutnya, seorang pimpinan tidak cukup hanya memberikan perintah. Perwira juga harus mampu menjadi teladan melalui sikap, perilaku, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

"Perwiranya tolong diarahkan anggotanya. Memberikan arahan bukan sekadar dengan perintah, tapi juga dengan perilaku. Perwira harus menjadi contoh baik bagi anggotanya," pesannya.

Kapolda Berikan Hadiah Umrah Gratis
Suasana kunjungan kerja semakin istimewa ketika Kapolda Bengkulu memberikan hadiah umrah gratis kepada personel Polres Mukomuko dan Polsek jajaran.

Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk perhatian dan apresiasi pimpinan kepada personel yang diharapkan dapat memotivasi seluruh anggota untuk meningkatkan semangat pengabdian, keikhlasan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Melalui kunjungan kerja ini, Kapolda Bengkulu berharap seluruh jajaran Polres Mukomuko semakin meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., bersama seluruh jajaran menyatakan akan menindaklanjuti setiap arahan Kapolda dengan memperkuat pembinaan personel dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Dengan demikian, Polres Mukomuko diharapkan semakin optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko.

Pewarta: Japri
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 477
©2026 tingkap.co

Komentar