Kualitas Sahadah

Refleksi Tutup Tahun Sebagai Hamba Alloh, Memperbaiki Kualitas Sahadah

251226074117-refle.jpg

Foto: Ist/reuters

Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Alloh SWT dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Alloh SWT. Sungguh Alloh Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu lakukan", (Al Hasyir QS 59 : 18)

                           Oleh:

                       Mutaslim

Tidak terasa tahun 2025 hanya menghitung hari akan meninggalkan kita. Sebagai hamba Alloh SWT momen ini hendaknya dijadikan refleksi diri. Memeriksa apa yang telah dilakukan selama setahun berlalu. Apakah yang sudah kita lakukan sesuai dengan yang Alloh SWT inginkan dan sejalan dengan apa yang dicontohkan Rosululloh Muhammad SAW.

Mengevaluasi, memeriksa dan memperhatikan apa yang telah kita lakukan adalah perintah Alloh. Dalam firmanNya di surat Al Hasyir QS 59 : 18, "Wahai orang-orang yang beriman !. Bertaqwalah kepada Alloh SWT dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Alloh SWT. Sungguh Alloh Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu lakukan".

Perintah ini tentu sangat penting ketika sadar diri siapa kita, dan meyakini akan kembali kepada penciptanya. Alloh SWT menciptakan manusia itu tidak lain tidak bukan untuk menjadi khalifah , mengurus bumi, tentunya dalam bingkai semata-mata tugasnya beribadah kepadaNya, QS 51 : 56.

Secara nasional di penghujung tahun ini, kita menyaksikan berbagai musibah telah melanda negeri. Musibah banjir air bah dan longsor terutama di Sumatera akibat kerusakan alam yang dieksploitasi secara ugal-ugalan. Berupa penebangan hutan dan kegiatan pertambangan tanpa memperhatikan dampak ekosistemnya.

Kerugiannya luar biasa, selain menelan ribuan korban jiwa, perkampungan hancur tak berbekas, berikut infra struktur jalan dan jembatan habis disapu ganasnya air bah yang disertai menghanyutkan ribuan kubik kayu gelondongan. Ini merupakan peringatan keras dari Alloh agar manusia kembali ke tujuan awal penciptaannya mengemban amanah mengurus dan mengelola bumi .

Peringatan Alloh SWT ini disebutkan dalam firmanNya, "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. Alloh menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar " ( QS 30 : 41 ).

Dalam ayat ini Alloh SWT tegas menyebutkan kerusakan itu akibat tangan manusia. Kalau dilakukan oleh tangan - tangan masyarakat kecil, warga biasa tentu akibatnya tak kan separah dibandingkan dampaknya eksploitasi alam oleh perbuatan tangan oligarki dengan berbekal ijin secarik kertas yang ditanda tangani penguasa.

Di sisi lain kita sebagai hamba Alloh SWT, di penghujung tutup tahun ini, sudah selayaknya bahkan seharusnya melihat ke dalam diri. Apakah musibah yang terjadi itu tanpa disadari kita ikut andil berperan, ikut berkontribusi ?

Bukankah ketika kedzoliman di depan mata kita hanya cukup berdiam diri tak berani mengungkapkan kebenaran ?.

Semoga apa yang kita perbuat semuanya tidak terlepas dalam rangka meraih ridhoNya. Semoga perbuatan kita selama ini semuanya bernilai ibadah untuk bekal di kampung akhirat kelak. Kalaupun belum sesuai dengan jalan yang Alloh SWT inginkan, mari kita hijrahkan pola pikir kita dan pola tindak kita. 

Semoga pula kita menjadi hamba Alloh SWT yang selalu memperkuat sahadahnya dengan memenuhi janjinya. Tutup tahun dan menyambut tahun baru ini kita awali dengan tekad untuk meningkatkan kualitas sahadah.

Penulis adalah Wakil Pemimpin Umum TINGKAP.CO

Pewarta:
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 257
©2025 tingkap.co

Komentar