BPBD Mukomuko Fokus Susun Kajian Resiko Bencana

Japri
Ruri Iswandi, ST, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada tahun 2025 memfokuskan kegiatannya untuk pembuatan dokumen Kajian Resiko Bencana (KRB)sebagai upaya mitigasi bencana di wilayah Mukomuko.
"Tahun 2025 kami memfokuskan kegiatan pembuatan dokumen kajian risiko bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi di Mukomuko Senin, (6/1/2025).
Ia mengatakan hal itu karena instansinya pada tahun 2025 memiliki keterbatasan anggaran untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang bersifat kebencanaan, termasuk penambahan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana).
Kegiatan yang dilakukan oleh BPBD Mukomuko selama ini mengimbau dan melakukan penguatan kelembagaan khusus desa yang sudah terbentuk tangguh bencana dan juga peran aktif relawan yang sudah terbentuk forum pengurangan risiko bencana.
Sedangkan BPBD Mukomuko tahun 2025 memfokuskan kegiatannya untuk pembuatan dokumen kajian risiko bencana, karena itu wajib dan bagian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kebencanaan nya.
Dalam pembuatan dokumen kajian risiko bencana, pihaknya melibatkan berbagai instansi terkait di daerah ini, termasuk tim ahli dari BNPB dan lingkungan.
Ruri juga menjelaskan, berbagai pihak ini bersama-sama menyusun kajian risiko bencana agar dokumen ini nantinya sebagai pedoman dalam melakukan mitigasi bencana sesuai kondisi di daerah ini.
Dia menjelaskan pembuatan dokumen kajian risiko bencana berbeda dengan kegiatan pembuatan dokumen rencana kontingensi gempa bumi dan tsunami.
"Kalau rencana kontingensi gempa dan tsunami lokasi khusus ketika terjadi bencana gempa dan tsunami, sedangkan kajian potensi risiko bencana untuk mengetahui risiko bencana di Kabupaten Mukomuko," ujarnya,
Ia menyebutkan berbagai potensi risiko bencana yang ada di wilayah Kabupaten Mukomuko ini, seperti misalnya gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dan kebakaran hutan.
Pewarta: Japri
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 238
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
