Koperasi Merah Putih

Peluncuran KMP Secara Nasional Oleh Presiden Prabowo, di Mukomuko Dua Titik Percontohan

250723085235-pelun.jpg

Foto: @tingkap/Japri

Di Mukomuko peluncuran KMP itu berlangsung di dua lokasi yakni Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pibang, dan Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Senin (21/7/2025)

MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Peluncuran Koperasi Merah Putih (KMP) oleh Presiden RI Prabowo Subianto disambut dengan tekat yang kuat oleh Pemerintahan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dimana di Mukomuko peluncuran KMP itu berlangsung di dua lokasi yakni Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pibang, dan Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh.

Dalam momen tersebut nampak hadir Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH bersama jajaran pemerintah daerah, unsur koperasi desa, tokoh masyarakat, serta pelaku UMKM mengikuti peluncuran nasional Koperasi Merah Putih Senin, (21/7/2025).

Peluncuran ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia, melibatkan 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, sebagai simbol dimulainya babak baru gerakan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Di Kabupaten Mukomuko sendiri, kegiatan launching dipusatkan di dua titik lokasi koperasi percontohan yakni Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang dan Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh.

Keduanya menjadi representasi kesiapan Mukomuko dalam menjalankan program nasional ini, sekaligus menandai posisi strategis kabupaten ini dalam peta pembangunan koperasi nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Choirul Huda menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peluncuran program Koperasi Merah Putih di daerahnya. Menurutnya, koperasi adalah wujud konkret dari semangat gotong royong yang selama ini menjadi nafas kehidupan masyarakat desa.

Program ini, kata Huda, bukan sekadar instruksi pusat, namun merupakan solusi nyata dalam pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di pedesaan.

Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, memberikan amanah besar melalui program ini. Maka kita di daerah, khususnya Mukomuko, menyambutnya dengan tekad kuat. Koperasi Merah Putih adalah jalan menuju kemandirian ekonomi desa. Jangan ragu. Ini bukan hanya program, ini gerakan bersama, tegas Bupati.

Ia mengajak seluruh unsur desa, dari kepala desa, BPD, tokoh masyarakat hingga para pengurus koperasi untuk bekerja bersama dan menjaga semangat kejujuran serta profesionalisme dalam mengelola koperasi.

"Kunci keberhasilan koperasi adalah kejujuran, keterbukaan, dan semangat kebersamaan. Kalau kita sungguh-sungguh, koperasi akan tumbuh sehat dan menjadi tulang punggung ekonomi desa," tambahnya.

Bupati juga menegaskan bahwa dukungan tidak berhenti di tingkat wacana. Pemerintah daerah telah menyiapkan perangkat pendampingan melalui satuan tugas (Satgas) dan dinas-dinas terkait. Selain itu, sinergi lintas sektor juga dibangun, termasuk dengan lembaga keuangan, BULOG, PT Pos Indonesia, dan Pupuk Indonesia.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semua pihak siap membantu, karena ini adalah program nasional yang harus kita sukseskan bersama," ujarnya.

Tepisah, Kepala Dinas Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindag-Kop) Mukomuko Nurdiana S. AP mengingtkan kepada pengurus KMP untuk bekerja profesional, jujur, dan transparan.

"Kita hanya mengingatkan pada mereka agar tidak tersandung hukum, mengingat uang yang dikelolah ini merupakan uang negara singkat," Nurdiana.

Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.720
©2025 tingkap.co

Komentar