Makan Bergizi Gratis
Kapolda Sumbar Resmikan Dapur SPPG Pertama di Sawahlunto

Foto: IstAldevori
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama di Kota Sawahlunto, Rabu, (3/9/2025).
SAWAHLUNTO, TINGKAP.CO - Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama di Kota Sawahlunto, Rabu, (3/9/2025).
Peresmian ini turut didampingi Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.IP, serta Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H. dan unsur Forkopimda kota Sawahlunto.
SPPG yang berlokasi di Santur, Kecamatan Barangin, pada peluncuran perdananya telah menyalurkan 2.000 porsi makan bergizi gratis. Penerima manfaat adalah para siswa mulai dari tingkat SD, SMP hingga MTsN yang tersebar di Kecamatan Barangin.
Launching perdana digelar di Sekolah Rabbani, Dusun Kayu Gadang, Santur. Dari target 3.000 siswa penerima manfaat, saat ini sudah 2.000 siswa dari 18 sekolah yang merasakan langsung program makan bergizi gratis tersebut.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra S.IP, menyampaikan bahwa pemerintah kota akan siap mendukung penuh program makan bergizi gratis ini, selaras dengan visi pemerintah daerah untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda, sekaligus sejalan dengan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Sementara itu, Kepala MIS Madrasah Rabbani Islamic School Sawahlunto, Endang Riyadi Ningsih, S.E., M.Pd, menyampaikan rasa bahagia dan antusias atas hadirnya program ini.
"Anak-anak sangat bahagia dan antusias. Program ini sudah lama menjadi pembicaraan, dan kini benar-benar terwujud. Kami berharap program ini berlanjut dengan menu yang konsisten baik dari segi kualitas maupun kuantitas," ujarnya.
Dengan adanya dapur SPPG di Sawahlunto, diharapkan program makan bergizi gratis dapat menjangkau seluruh siswa di kota ini, serta menjadi pemicu hadirnya dapur-dapur serupa di kecamatan lain. Tidak hanya meningkatkan gizi anak, program ini juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal melalui penyediaan bahan baku, lapangan kerja, serta dukungan terhadap UMKM.
Pewarta: Alfaiz Ramadhan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 265
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
