Kepegawaian

Wabup Garut Apresiasi BKD yang Proaktif Dalam Menangani Isu-isu Kepegawaian

251023214233-wabup.jpg

Foto: @tingkap/Agus Sopian

Sosialisasi Nilai Dasar Aparat Sipil Negata (ASN) Berakhlak, dengan fokus pada "Melalui Kekuatan Disiplin Pegawai ASN dan Pencegahan Benturan Kepentingan,yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Kamis (23/10/2025).

GARUT, TINGKAP.CO - Wakil Bupati Garut, Putri Karlina mengapresiasi terhadap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut, yang proaktif dalam menangani isu - isu tentang kepegawaian.

Hal tersebut disampaikan Putri Karlina saat membuka kegiatan Sosialisasi Nilai Dasar Aparat Sipil Negata (ASN) Berakhlak, dengan fokus pada "Melalui Kekuatan Disiplin Pegawai ASN dan Pencegahan Benturan Kepentingan,yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Kamis (23/10/2025).

Ia menegaskan bahwa, kedisiplinan ASN merupakan hal yang akan terus-menerus disosialisasikan dan diingatkan oleh pimpinan daerah.

"Namanya manusia, dengan diri sendiri kadang-kadang tidak disiplin, apalagi kalau membicarakan tentang kedisiplinan pekerjaan," ujar Wabup.

Ia mengaku, sangat mengapresiasi Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut yang proaktif dalam menangani isu-isu kepegawaian. Namun, lanjutnya isu-isu tersebut tidak akan terselesaikan tanpa menumbuhkan nilai-nilai disiplin dan integritas dari dalam diri ASN.

Mengenai keluhan masyarakat terkait pelayanan, kata Ia, masih ada, dan mencapai (zero complain) adalah tujuan yang terus dikejar, dan berharap ASN menyikapi keluhan tersebut secara positif.

"Makanya ketika ada keluhan dari masyarakat, itu bukan kita menjadi ajang untuk marah-marah ke pegawai, namun justru itu menjadi sebuah titik balik untuk apa yang perlu diselesaikan, perubahan apa, dan pembelajaran apa yang diperoleh," tandasnya.

Ia kembali mengingatkan seluruh ASN untuk mengoreksi orientasi mereka bekerja.

"Kalo orientasinya adalah profit/keuntungan, itu adalah hal yang salah. Makanya, kalau misalnya tidak bisa mengejar apa yang menjadi dasar dari ASN itu bekerja, tentu saja saya menginginkan BKD lebih tegas dalam menerapkan sanksi yang berlaku, jalur ASN adalah jalur pengabdian," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKD Garut selaku Ketua Penyelenggara, Kristanti Wahyuni, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan yaitu,
1. Meningkatkan pemahaman ASN terhadap peraturan disiplin dan etika kerja.
2. Memberikan pengetahuan tentang identifikasi dan penanganan benturan kepentingan di lingkungan kerja. 3. Menumbuhkan budaya kerja yang melayani, berintegritas, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan.

Lanjut Ia menjelaskan, sosialisasi ini dilaksanakan selama satu hari penuh dengan metode daring (online) dan luring (offline), melibatkan ASN, Sekretaris SKPD, Kepala Bagian Umum, dan perwakilan petugas pelayanan di Mal Pelayanan Publik Garut.

Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 171
©2025 tingkap.co

Komentar