PAD
Pemerintah Kecamatan Moncongloe Perkuat Optimalisasi PBB dan BPHTB untuk Tingkatkan PAD

Istimewa
Rapat pajak PBB-P2 dan BPHT di Aula Camat Moncongloe.
MAROS, TINGKAP.CO — Pemerintah Kecamatan Moncongloe terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak daerah, khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Berbagai upaya kreatif dan inovatif dilakukan guna mendorong kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Salah satu langkah strategis yang mendapat apresiasi adalah pelaksanaan sosialisasi perpajakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros yang digelar di Aula Kecamatan Moncongloe, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat desa, petugas pemungut pajak, serta perwakilan masyarakat tersebut mengangkat tema “Sosialisasi PBB-P2 dan BPHTB Tergitalisasi”. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait sistem perpajakan berbasis digital sekaligus menjadi wadah diskusi atas kendala yang dihadapi di lapangan.
Camat Moncongloe, Suhartini, SE, MM, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Bapenda Maros atas dukungan yang diberikan.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapenda, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pendapatan, Bapak Saharuddin Lella. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan bagi kita semua serta memberi ruang untuk menyampaikan kendala di lapangan beserta solusi penyelesaiannya,” ujarnya.
Suhartini mengungkapkan, pada awal Desember 2025 realisasi PBB di Kecamatan Moncongloe masih berada di angka 38,7 persen. Rendahnya capaian tersebut disebabkan oleh sejumlah kendala, terutama masih adanya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang belum dibayarkan, khususnya di kawasan perumahan.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis capaian tersebut terus mengalami peningkatan.
“Dulu kami pernah berada di posisi cukup bawah. Namun setelah kami genjot bersama-sama, alhamdulillah saat ini realisasi sudah meningkat dan kini mencapai sekitar 40 persen,” ungkapnya.
Untuk mengejar target tersebut, Kecamatan Moncongloe melakukan sejumlah terobosan, antara lain dengan membentuk Tim Percepatan PBB, turun langsung bersama tim ke para developer atau pengembang perumahan, membuka loket pembayaran di enam titik strategis di wilayah kecamatan, serta melakukan kunjungan dan koordinasi intensif dengan perangkat desa.
Suhartini menambahkan, penerapan sistem digital dalam pengelolaan PBB-P2 dan BPHTB menjadi peluang besar untuk mempercepat proses administrasi sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.
“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah semakin melek digital. Melalui aplikasi dan mobile banking, pembayaran pajak bisa langsung masuk ke kas daerah sehingga lebih transparan dan akuntabel. Ini juga dapat menghindari potensi penyimpangan di lapangan,” tuturnya.
Dengan sinergi antara pemerintah kecamatan, Bapenda, perangkat desa, serta dukungan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Moncongloe optimistis target penerimaan PBB dan BPHTB tahun 2025 dapat tercapai dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD Kabupaten Maros.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 350
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
