PWI
Ketua PWI Pusat Munir: Mari Kita Jaga Marwah PWI Setelah Berakhirnya Dualisme Kepengurusan

Foto: Istimewa
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir melantik pengurus PWI Sumatera Barat (Sumbar) periode 2024-2029, di Aula Gubernuran Sumbar, Padang, Selasa (03/02/2026).
PADANG, TINGKAP.CO - Ketua Umum (Ketum) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir melantik pengurus PWI Sumatera Barat (Sumbar) periode 2024-2029, di Aula Gubernuran Sumbar, Padang, Selasa (03/02/2026).
Sekaligus melantik pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar oleh Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana.
SK kepengurusan PWI Sumbar periode 20242029 dibacakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.
Ketum PWI Pusat Akhmad Munir dan Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sakedang, dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari.
Disebutkan kehadiran pimpinan tertinggi organisasi wartawan tertua di Republik , tegaskan pelantikan memiliki arti strategis dalam struktur PWI secara nasional.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Sawir Pribadi menyampaikan pengurus yang dilantik adalah pengurus terpilih hasil Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Sumbar pada 22 Mei 2024 lalu.
"Awalnya pengurus hasil KLB PWI Sumbar akan dilantik pada 18 Juli 2024, namun terundur karena adanya kisruh di tubuh PWI Pusat. Kemudian ditunda menjadi 29 Juli 2024, namun persoalan di tubuh PWI Pusat tidak juga reda, hingga akhirnya baru bisa dilaksanakan sekarang,"
Ketum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengakui PWI secara nasional menghadapi persoalan serius hampir dua tahun terakhir.
"PWI Sumbar termasuk daerah yang terdampak kuat, bahkan sempat mengalami pembekuan sebelum kembali diaktifkan melalui mekanisme organisasi," papar Munir.
Munir jelaskan, fase dualisme kepengurusan yang sempat muncul di tingkat pusat akhirnya dapat diselesaikan melalui kesadaran bersama para pengurus.
Terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum dan Zulmansyah Sekedang sebagai Sekretaris Jenderal menjadi titik balik penyatuan organisasi.
"Berakhirnya dualisme di pusat, di daerah juga kembali satu komando. Kini PWI harus fokus menjalankan peran sebagai organisasi profesi wartawan," pesannya.
Munir mengajak segenap pengurus dan anggota PWI Sumbar untuk menjaga marwah dan nama baik PWI.
"Mari kita jaga marwah dan nama baik PWI," ajak Munir.
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, kepengurusan yang dilantik merupakan hasil KLB PWI Sumbar pada 24 Mei 2024 lalu.
Namun, pelantikan sempat tertunda karena dinamika organisasi yang terjadi di tubuh PWI Pusat, sehingga berdampak pada administrasi kepengurusan di daerah.
Widya menjelaskan, PWI Sumbar mengalami tiga kali revisi Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.
"Situasi menjadi catatan sejarah tersendiri bagi PWI Sumbar karena jarang terjadi dalam periode kepengurusan sebelumnya," ulas Wydia Navies.
Gubernur Sumbar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Arry Yuswandi, ucapan selamat sekaligus harapan agar PWI dan IKWI menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi yang akurat dan menyejukkan masyarakat.
"Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam edukasi publik, mitigasi bencana, serta menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang berimbang," pesannya.
Susunan pengurus PWI Sumbar periode 2024-2029:
Ketua: Widya Navies
Sekretaris: Firdaus Abie
Wakil Ketua Bidang Organisasi: Sawir Pribadi
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah: Sukri Umar
Wakil Ketua Bidang Advokasi/Pembelaan Wartawan: Rommi Delfiano
Ketua DKP PWI Sumbar: Zul Effendi
Ketua SIWO PWI Sumbar: Syaiful Husein
Bendahara : Reviandi.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 95
©2026 tingkap.co
