Pengendali Banjir Putus
Warga Pondok Batu Mukomuko Minta BWSS VII Jangan Tutup Mata

@tingkap/Japri
Bangunan pengendalian banjir di desa Pondok Batu itu sudah cukup lama rusak, namun sayangnya belum mendapat perhatian serius dari BWSS VII
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Bangunan pengendalian banjir Sungai Selagan di desa Pondok Batu kian hari kian mengkhawatirkan pasalnya, bangunan pengendalian banjir di desa itu terlihat putus sementara tebing sudah terlihat ambruk kedalam sungai.
Dikabarkan bangunan pengendalian banjir di desa Pondok Batu itu sudah cukup lama rusak, namun sayangnya belum mendapat perhatian serius dari Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VII. Ini dikatakan langsung oleh Kepala Desa Pondok Batu, Candra kepada TINGKAP.CO Rabu, (19/3/2025) usai cek kondisi jembatan.
"Satu lagi kami sampaikan terutama pada pihak BWSS VII untuk dapat peduli dengan kondisi bangunan Pengendalian Banjir yang saat ini sangat mengkhawatirkan," tutur Candra
Pihak BWSS VII diminta untuk tidak tutup mata dengan kondisi yang ada (Ist)
Dikatakan nya juga, kalau kita perhatikan kondisi saat ini sangat miris dikarenakan jarak badan jalan dengan bibir sungai yang sudah ambrol hanya tinggal beberapa meter saja.
"Seketika suatu waktu volume air bertambah dipastikan runtuhan tebing semakin melebar ke badan jalan, kita kuatir akan membahayakan masyarakat. Kami sangat mengharapkan adanya perhatian dari pihak balai, sebelum semua ini terlambat," ujar Candra.
Ia juga menjelaskan, dengan tidak bosan-bosannya kami berharap pada pihak BWSS VII juga pada Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan untuk secepatnya mengambil tindakan untuk menangani hal ini, sebelum dampak buruk menggerayangi masyarakat kami disini.
"Selaku pemerintah desa kami hanya bisa berharap agar Pemprov Bengkulu ada kepedulian terhadap nyawa masyarakat di desa kami ini," demikian Candra.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.865
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
