Pembangunan U-Ditch
Warga Puas Pembangunan U-Ditch dan Paving Baru di Pakis Tirtosari XI Surabaya

Foto: @tingkap/Nanang SW
Warga Jalan Pakis Tirtosari XI, Surabaya sangat antusias ketika wilayahnya ada perbaikan saluran/drainase.
SURABAYA, TINGKAP.CO - Demi kepuasan warga Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan terkhusus daerah yang dianggap rawan genangan pada saat musim penghujan ini lebih difokuskan pada perbaikan drainase atau saluran air dan peninggian jalan.
Untuk itu, warga Jalan Pakis Tirtosari XI sangat antusias ketika wilayahnya ada perbaikan saluran/drainase.
Salah seorang warga setempat atau Ketua RT 04 M, Adji Baskoro mengaku senang dan antusias adanya perbaikan kampung tersebut. Pasalnya, wilayahnya sering terjadi genangan air saat turun hujan.
"Senang sekali mas kalau salurannya dibangun dan jalannya ditinggikan. Sebab dulu setiap hujan selalu banjir. Apalagi rumah dari ujung Barat sampai ujung Timur selalu ada genangan setelah hujan," tuturnya.
Dirinya mengakui bahwa pekerjaannya sangat cepat dan terukur. Sebab, pekerja menggunakan benang agar tetap lurus dan rapi.
"Kerjanya itu cepat dan bagus. Semuanya diukur, pakai benang agar lurus dan rapi" tegasnya.
M. Adji Baskoro berharap setelah pembangunan saluran ini selesai, pada saat hujan tidak lagi banjir.
"Kami berharap setelah adanya perbaikan saluran Jalan Pakis Tirtosari XI ini terbebas dari banjir," harapnya.
Adji Baskoro juga mengatakan, bahwa pekerjaan tersebut sudah sesuai aturan. Artinya, tidak ada kesalahan yang dilakukan kontraktor.
"Tidak ada masalah mas, proyeknya sudah benar. Sebelum pasang U-ditch dibawahnya diberikan sertu sehingga kuat dan presisi. Pemasangan U'Ditch pakai benang agar lurus dan terukur,,wargapun antusias menyambut dibangunnya saluran dan paving baru,warga juga ngawasi apabila ada yang perlu diperbaiki dan dibenahi" paparnya
.
Disisi lain, kontraktor pelaksana Udin menegaskan, bila pekerjaan yang diberikan padanya adalah sebuah amanah. Sehingga proyek yang diberikan oleh pemerintah akan dilaksanakan sesuai aturan.
"Semua pekerjaan yang diberikan dari kelurahan maupun dinas, kami kerjakan sesuai spesifikasi teknis. Ini adalah amanah mas," katanya dengan tegas.
Udin yang ditemui TINGKAP.CO di lokasi proyek menjelaskan, untuk pemasangan U-Ditch saluran sudah disesuaikan dengan spesifikasi teknis yang ada.
"Untuk pemasangan U-Ditch menggunakan urugan tanah kembali. Ditimbun pada rongga disela-sela bekas galian. Itu sesuai dengan bunyi RAB perencana," tegasnya lagi
Sementara di tempat terpisah Lurah Pakis, Novitri Hartatiningsih, S.STP kepada TINGKAP.CO mengatakan bila pihaknya memilih penyedia yang profesional. Artinya sudah memenuhi persyaratan kualifikasi adminitrasi/legalitas yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
"Kami memilih penyedia tidak sembarangan dan profesional. Karena proyek ini menggunakan uang rakyat mas. Mengutamakan komunikasi dan koordinasi dengan warga sebelum proyek dilaksanakan. Koordinasi dengan warga lebih diutamakan sebelum pekerjaan dilangsungkan. Karena warga adalah pemilik wilayah ini," pungkasnya.
TINGKAP.CO juga meminta pendapat Camat Sawahan Amril Hidayat ST terakait pemberitaan kurang baik di wilayah Kelurahan Pakis. "Silahkan berkomunikasi kominkasi dengan lurah setempat tapi pada dasarnya semua perkerjaan sesuai jadwal dan speksifikasi juga sudah ada SPK (Surat Perintah Kerja) dan penyedia sudah terbukti hasil pekerjaannya ditahun-tahun sebelumnya dan dapat rekomendasi dari pemerintahan Kota Surabaya terkhusus Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga" tegasnya.
Pewarta: Nanang Sigit Wibowo
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 161
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
