Proyek Siluman ?
Misterius, Pembangunan Pintu Gerbang Situs Benteng Anna Mukomuko Tanpa Papan Nama

Foto: @tingkap/Japri
Proyek Gerbang Gapura Situs Benteng Anna, di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota,Mukomuko tanpa Papan Nama Proyek
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Proyek pembngunan pintu gerbang gapura Situs Benteng Anna yang terletak di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu mengundang tanda tanya.
Pasalnya, proyek milik Balai Pelestarian Kebudayan (BPK) Wilayah VII Bengkulu tidak memasang Papan Nama Proyek sehingga mengundang banyak tanya dari warga sekitar.
Hasil pantauan TINGKAP.CO, Rabu (18/11/2025) di lokasi proyek tidak ada pemasangan Papan Nama Proyek sebagai Pre-Construction. Hal ini diatur oleh Peraturan Menteri PU No. 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung.
Papan Nama Proyek mencantumkan nama kegiatan pembangunan, nama kontraktor pelaksananya, Konsultan Perencana dan Pengawas, nilai kontrak, waktu pengerjaan, dan sumber anggaran pembiayaan.
Selain itu, TINGKAP.CO juga tak melihat adanya pekerja yang menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) seperti helm pekerja.
Dikonfirmasi Rabu, 18 November 2025 salah seorang bernama A Roni mengaku selaku kepala tukang pada pekerjaan pembangunan pintu gerbang Situs Benteng Anna tidak mengetahui soal Papan Nama Proyek dan berapa anggarannya.
"Soal anggaran sama papan proyek kita tidak tau apa-apa semua atasan yang atur kita taunya bekerja," ujar Roni.
Terkait dengan pelanggaran pekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD), hal ini diatur dalam Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Pengusaha bisa dikenakan sanksi bila pekerjanya tidak menggunakan APD.
Sementara dari pihak Balai Pelestarian Kebudayaan Bengkulu Yanto Nasution saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya sampai berita ini ditayangkan tidak merespon baik melalui sambungan telpon maupun pesan melalui WhatsApp (WA), bahkan ditelepon berkali- kali tetap tidak diangkat pesan WA tidak dibalas sementara ponselnya dalam kondisi aktif atau berdering.
"Assalamualaikum pak, izin tanya soal proyek gerbang Benteng Anna Mukomuko, kalau kita perhatikan tidak ada Papan Nama Proyek, ini bagaimana ini sementara pekerjaan sudah jalan 11 hari info dari tukang," demikian upaya konfirmasi yang dilakukan TINGKAP.CO pada tanggal 11 November 2025, namun tak ada tanggapan.
Alhasil TINGKAP.CO hanya mendapatkan keterangan di lokasi proyek, Kamis (20/11/2025) dari pekerja yang mengaku dibayar harian klasifikasi tukang Rp.150 ribu, sedang kenek sebagai pembantu hanya dibayar Rp.120 ribu per hari kerja.
Ketika ditanya mengapa tidak menggunakan APD salah seorang dari pekerja yang berjumlah 5 orang itu beralasan pakai APD panas. "Pakai APD panas pak dan lagi yang dibangun juga tidak membahayakan," akunya.
Pewarta: Japri
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 576
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
