Imbas Inpres Prabowo
Pembangunan Jalan Sanitasi Lingkungan di Mukomuko Tahun Ini Gagal

Foto: @tingkap/Japri
Inpres Presiden Prabowo Jalan ini gagal dibangun
MUKOMUKO,TINGKAP.CO - Imbas Instruksi Presiden (Inpres) Prabowo Subianto terkait adanya pemangkasan anggaran di tingkat pusat. Hampir dipastikan tahun ini Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu bakal minim pembangunan.
Pasalnya, imbas dari pemangkasan anggaran itu, semua anggaran kegiatan proyek yang notabene bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk Kabupaten Mukomuko berpotensi lenyap.
Seperti diketahui bersama, dimana rencana pembangunan di beberapa titik jalan di Mukomuko merupakan Inpres masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dikutip dari Radar Mukomuko, "Sinyal pemangkasan anggaran DAK fisik untuk Kabupaten Mukomuko disampaikan oleh Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA pada Kamis, 6 Februari 2025.
"Semua DAK untuk kegiatan pembangunan yang bersifat fisik, tak bisa dipertahankan. Informasi sementara untuk Mukomuko, ya semuanya, kata Bupati Mukomuko," H. Sapuan.
Sebelum kebijakan pemangkasan anggaran ini bersifat final, pihaknya tetap berupaya mencari celah mempertahankan anggaran pembangunan yang telah diplot untuk Kabupaten Mukomuko.
"Demi daerah kita tetap berkoordinasi dengan pihak kementerian, sepertinya tipis harapan dapat dipertahankan. Kecuali kegiatan fisik yang bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum), itu masih dipertahankan," ujarnya.
Sebelumnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Pengelolaan DAK Fisik, Kabupaten Mukomuko juga merupakan bagian penerima DAK fisik terbesar dari kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.
Anggaran DAK fisik terbesar untuk mendukung kegiatan pembangunan jalan konektivitas masyarakat, di bawah pengampu Dinas PUPR.
Untuk kegiatan pembangunan jalan konektivitas ini, Pemkab Mukomuko mendapat dukungan anggaran DAK sebesar Rp 51 miliar.
Masih di Dinas PUPR Mukomuko, juga terdapat dukungan DAK fisik untuk kegiatan pembangunan sanitasi lingkungan sekitar Rp13 miliar.
Khusus untuk kegiatan pembangunan jalan. Ruas jalan yang menjadi target DAK fisik, Jalan di Kecamatan Air Rami, di Desa Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh, Gang Becek Lubuk Pinang, Jalan SP2 dan jalan Pantai Indah Mukomuko.
Terkait target pembangunan ini dibenarkan oleh Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, ST., MT. Ia menyebutkan, kegiatan ini terpaksa pelaksanaannya karena adanya pemangkasan anggaran di tingkat pusat sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
"Total DAK konektivitas untuk Mukomuko yang diplot awalnya sekitar Rp 51 miliar, semuanya dipangkas, sehingga kita tidak bisa melanjutkan pelaksanaannya seperti rencana sebelumnya.
Terhadap kebijakan pusat ini, tentu daerah menerima, karena ada hal yang lebih penting untuk dibiayai negara, seperti dibidang pendidikan maupun kesehatan.
Ia berjanji untuk tahun berikutnya, kembali diajukan karena memang beberapa ruas jalan ini kondisinya cukup layak untuk mendapat perhatian prioritas untuk dibangun.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 986
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
