Honoris Causa

Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA Menerima Gelar Kehormatan dari Hartford International University

250520061827-mente.jpg

Foto: Istimewa

Hartford International University telah menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) kepada Imam Besar Masjid Istiqlal Dr. Nasaruddin Umar, M.A.

WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - Hartford International University telah menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) kepada Imam Besar Masjid Istiqlal Dr. Nasaruddin Umar, M.A. pada acara Wisuda pada hari Kamis, 15 Mei 2025 beberapa hari yang lalu.

Sekelompok alumni dan mantan Wali Amanat menominasikan Dr. Umar untuk kehormatan ini.

Dr. Alwi Shihab, mantan Wali Amanat dan pejabat tinggi di Indonesia selama bertahun-tahun, menggambarkan Dr. Umar sebagai "seorang cendekiawan, pendidik, dan intelektual publik yang terhormat."

Dr. Umar secara bersamaan menjabat di beberapa posisi kepemimpinan di Indonesia. Beliau adalah Menteri Agama Republik Indonesia dan Imam Besar Masjid Istiqlal, masjid terbesar ketiga di dunia. Beliau juga merupakan Rektor Universitas PTIQ di Jakarta, yang berfokus pada studi Islam.

Melansir hartfordinternational.edu,  kelompok alumni yang mencalonkan Dr. Umar diwakili oleh Dr. Hafid Abbas, yang mengetuai Asosiasi Pendidikan Masyarakat Indonesia dan memainkan peran utama dalam mempromosikan hak asasi manusia di Indonesia.

Dalam surat rekomendasinya, Dr. Abbas menggambarkan terowongan fisik yang dibangun untuk menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Katedral Jakarta adalah merupakan ide, upaya dan peran Dr. Umar sebagai simbol toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Dr. Nasaruddin Umar sebagai simbol toleransi umat beragama di Indonesia (Foto: Istimewa)

Terowongan ini mencerminkan visi Presiden Prabowo Subianto dan Nasaruddin Umar untuk membangun jembatan - baik secara harfiah maupun metaforis - antara komunitas agama di Indonesia, yang menekankan toleransi, saling menghormati, dan dialog antar agama.

Abbas mengatakan bahwa Dr. Umar dikenal karena komitmennya terhadap keadilan sosial dan hak asasi manusia, serta pemahaman antar agama.

Kiprahnya dalam hidup ini menunjukkan nilai-nilai inti dari Hartford International University untuk Agama dan Perdamaian: beasiswa, dialog, dan upaya mewujudkan dunia yang adil dan damai.

Terowongan ini secara resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 12 Desember 2024, dan disaksikan oleh Presiden Hartford International University Joel N. Lohr.

Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 266
©2025 tingkap.co

Komentar