Unicef :

Selama 15 Hari Terakhir, 120 Anak Terbunuh di Gaza

250115231631-selam.jpg

Abdel Kareem/AP

Hanan Shaqoura memeluk jenazah putranya, Mohammad (7 tahun) yang tewas dalam serangan Israel ke Gaza, Rabu (15/1/2025).

WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - Sedikitnya 120 anak Palestina telah terbunuh di Gaza selama 15 hari terakhir, demikian dilaporkan badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk anak-anak, United Nations Children's Fund (UNICEF).

"Serangan Israel pada Selasa (14/1/2025) malam di Deir Al Balah menewaskan 12 anggota keluarga, termasuk istri dan empat anak Raafat Salha, seorang pekerja bantuan terkemuka di Gaza," kata Komisi Independen Hak Asasi Manusia (ICHR).

Melansir CNN, Salha, direktur ICHR, mengalami luka kritis dan kakinya diamputasi, komisi yang didukung Otoritas Palestina itu menambahkan.

Menanggapi pertanyaan tentang serangan terhadap rumah Salha, militer Israel mengatakan bahwa mereka menyerang seorang teroris di unit intelijen militer Jihad Islam yang beroperasi di Area Kemanusiaan di Deir al Balah.

"Sebuah serangan udara Israel menewaskan sedikitnya tujuh orang di Sekolah Al-Farabi di Kota Gaza semalam, di mana warga Palestina berlindung," kata para pejabat Rumah Sakit Baptis Al-Ahli, Rabu (15/1/2025).

Di Al Bureij, sebuah kamp pengungsi di Gaza tengah, beberapa orang dilaporkan tewas setelah serangan udara menyasar daerah tersebut semalam.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka menyerang seorang teroris pada Selasa malam yang telah beroperasi di dalam pusat komando dan kontrol, yang sebelumnya berfungsi sebagai sekolah.

Militer mengatakan bahwa mereka juga menyerang lebih dari 50 target di Gaza selama satu hari terakhir.

Pada hari Selasa, (14/1/ 2025) sedikitnya 54 orang tewas di seluruh Gaza, kata pihak berwenang setempat. 

Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 213
©2025 tingkap.co

Komentar