Logam Tanah Jarang
Menteri Keuangan G7 Akan Bertemu di Washington DC, Bahas Tentang Logam Tanah Jarang

Foto: Istimewa
Negara-negara G7 akan berkumpul di Washington DC, salah satu agenda adalah membahas tentang Logam Tanah Jarang.
WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - "Menteri Keuangan dari negara-negara Kelompok Tujuh (G7) akan mengadakan pertemuan di Washington, D.C. pada 12 Januari untuk membahas pasokan Logam Tanah Jarang (rare earths)," kata tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa (6/1/2026).
Salah satu sumber menambahkan bahwa batas harga minimum untuk Logam Tanah Jarang akan menjadi salah satu topik pembahasan, di samping topik-topik lain terkait mineral kritis.
Mengutip reuters, negara-negara G7, kecuali Jepang, sangat bergantung atau bahkan sepenuhnya bergantung pada China untuk berbagai bahan baku, mulai dari rare earths (magnet tanah jarang) hingga logam baterai.
Pada Juni tahun lalu, negara-negara G7 menyepakati rencana aksi untuk mengamankan rantai pasokan mereka dan meningkatkan perekonomian mereka.
Pejabat mulai membahas batas harga minimum tahun lalu untuk membuat investasi dalam mineral kritis di luar China secara ekonomis layak. Amerika Serikat menjadi negara pertama yang menetapkan harga minimum dalam kontrak untuk pasokan logam langka dalam negeri tahun lalu.
Seorang juru bicara Departemen Keuangan AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Logam Tanah Jarang (Rare Earth Element/REE) adalah 17 unsur kimia yang terdiri dari 15 unsur Lantanida, serta scandium dan yttrium. Unsur -unsur ini memiliki sifat kimia yang unik dan digunakan dalam berbagai aplikasi teknologi canggih, seperti komponen elektronik, lampu, magnet, kaca, keramik batrei dan lain lain.
Negara penghasil Logam Tanah Jarang terbesar di dunia adalah China. Negara Tirai Bambu ini menghasilkan 70% produksi logam penting di muka bumi ini.
Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 115
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Trump Mengolok Nama Muhammad, Kemuliaan Rasulullah Tak Akan Pernah Ternoda
- Demonstrasi di Prancis Berujung Penjarahan Toko Gucci sampai Versace
- The Wharf Washington, D.C., Surga Wisata Tepi Sungai dengan Restoran, Marina, dan Hiburan
- Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM
- Pakai Baterai BYD, Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Pertama E-Sky
- Imam Shamsi Ali: Dunia Sedang Retak, Dialog Antaragama Jadi Kunci Perdamaian
- Dialog Imam Shamsi Ali dengan Demonstran Papua Merdeka di New York Berujung Tegang
- Ditawari Kerja di Malaysia, 49 WNI Malah Ditahan di Madagaskar: Haji Uma Surati Kemenlu
- Seruan untuk Menjaga Planet dan Taubat Global Untuk Lingkungan Hidup
- Trump Sebut Sebagian Media Jadi Ancaman Nasional, Samakan Berita Palsu Seperti Kanker
