Operasi Militer
Identifikasi Intelijen, Khamenei Dilaporkan Tewas Pasca Operasi Militer AS-Israel

Foto: Shutter Stock
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei
BANDUNG, TINGKAP.CO – Setelah Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Netanyahu mengklaim operasi militer Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran Sabtu kemarin menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei, kini update terbaru dari negeri para Mullah itu menginformasikan bahwa Khamenei dinyatakan tewas.
Kendati belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait hal ini, stasiun televisi Iran dan Kantor Berita resmi Iran, IRNA menyatakan Khamenei tewas tanpa memberikan penjelasan. IRNA melaporkan Iran menetapkan masa berkabung selama 40 hari di seluruh negeri.
Pernyataan ini seolah mengkonfirmasi pernyataan sebelumnya oleh pejabat tinggi Israel yang mengklaim telah ditemukan jenazah Khamenei setelah serangan militer skala besar yang dilancarkan Israel dan AS terhadap target tertentu di ibukota Iran, Teheran.
Menurut laporan yang beredar termasuk penghancuran komplek tempat kediaman Khamenei sebagai bagian target operasi militer bersama Israel-AS yang menarget pejabat tertinggi Teheran itu.
Pejabat Israel mengatakan ada banyak indikasi bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan itu dan jenazahnya telah diidentifikasi oleh intelijen.
Pewarta: Alfen Hoesin
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 446
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Trump Mengolok Nama Muhammad, Kemuliaan Rasulullah Tak Akan Pernah Ternoda
- Demonstrasi di Prancis Berujung Penjarahan Toko Gucci sampai Versace
- The Wharf Washington, D.C., Surga Wisata Tepi Sungai dengan Restoran, Marina, dan Hiburan
- Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM
- Pakai Baterai BYD, Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Pertama E-Sky
- Imam Shamsi Ali: Dunia Sedang Retak, Dialog Antaragama Jadi Kunci Perdamaian
- Dialog Imam Shamsi Ali dengan Demonstran Papua Merdeka di New York Berujung Tegang
- Ditawari Kerja di Malaysia, 49 WNI Malah Ditahan di Madagaskar: Haji Uma Surati Kemenlu
- Seruan untuk Menjaga Planet dan Taubat Global Untuk Lingkungan Hidup
- Trump Sebut Sebagian Media Jadi Ancaman Nasional, Samakan Berita Palsu Seperti Kanker
