Selebriti
Reaksi Selena Gomez Terhadap Politisi Yang Bilang Dia Harus Dideportasi

nbcnews
Gomes ucapkan terima kasih atas tawa dan ancamannya
MARYLAND, TINGKAP.CO - Selena Gomez, artis cantik AS yang merupakan keturunan Meksiko, mengunggah sebuah video yang kini sudah dihapus ke Instagram Storynya pada hari Senin (27/1/2025), yang berisi tangisannya yang mengatakan bahwa orang-orangnya "diserang."
Akibat video tersebut seorang politisi menanggapi miring tayangan Instagram Gomez tersebut. Selena Gomez menanggapi politisi itu yang mengatakan bahwa ia harus "dideportasi" unggahan video yang kini sudah dihapus itu, yang memperlihatkan dirinya menangis saat terjadi tindakan keras terhadap imigran baru-baru ini.
Gomez, yang kakek dan nenek dari pihak ayahnya berimigrasi dari Meksiko, merasa sedih karena tak bisa berbuat apa-apa atas kondisi itu.
"Saya sangat menyesal, saya berharap bisa melakukan sesuatu, tetapi saya tidak bisa," kata Gomez. "Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya akan mencoba segalanya, saya berjanji," tandasnya.
Instagram Stories dimaksudkan untuk tetap terlihat selama 24 jam, tetapi tampaknya video tersebut kemudian dihapus setelah gelombang reaksi keras. Gomez mengunggah, dan kemudian juga menghapus, sebuah pernyataan yang berbunyi "tampaknya tidak boleh menunjukkan empati kepada orang lain."
Sam Parker, yang mencalonkan diri sebagai anggota Senat AS di Utah pada tahun 2018, menyerang Gomez di X, menuduhnya memilih imigran tak berdokumen daripada warga Amerika karena ia adalah "keturunan" imigran Meksiko yang menyeberangi perbatasan secara ilegal.
"Dia memiliki sikap yang tidak pantas terhadap Amerika, seperti orang tuanya yang ilegal. Mungkin Selena harus dideportasi juga?" tulisnya. Dia kemudian mengutip postingannya sendiri dengan mengatakan "Deportasi Selena Gomez."
Gomez merespons melalui Instagram Story pada Senin malam, yang kemudian ia hapus. "Oh Tuan Parker, Tuan Parker, terimakasih atas tawa dan ancamannya," tulis Gomez.
Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 308
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Trump Mengolok Nama Muhammad, Kemuliaan Rasulullah Tak Akan Pernah Ternoda
- Demonstrasi di Prancis Berujung Penjarahan Toko Gucci sampai Versace
- The Wharf Washington, D.C., Surga Wisata Tepi Sungai dengan Restoran, Marina, dan Hiburan
- Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM
- Pakai Baterai BYD, Suzuki Luncurkan Mobil Listrik Pertama E-Sky
- Imam Shamsi Ali: Dunia Sedang Retak, Dialog Antaragama Jadi Kunci Perdamaian
- Dialog Imam Shamsi Ali dengan Demonstran Papua Merdeka di New York Berujung Tegang
- Ditawari Kerja di Malaysia, 49 WNI Malah Ditahan di Madagaskar: Haji Uma Surati Kemenlu
- Seruan untuk Menjaga Planet dan Taubat Global Untuk Lingkungan Hidup
- Trump Sebut Sebagian Media Jadi Ancaman Nasional, Samakan Berita Palsu Seperti Kanker
