Cegah dan Tangani Stunting
Gebyar Posyandu Untuk Pencegahan Dan Penanganan Stunting di Desa Sukadami

Foto: Istimewa
Kamis, 15 Mei 2025, di Balai Desa Sukadami, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta dilaksanakan Kegiatan Gebyar Posyandu Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Sukadami.
PURWAKARTA, TINGKAP.CO - Kamis, 15 Mei 2025, di Balai Desa Sukadami, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta dilaksanakan Kegiatan Gebyar Posyandu Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Sukadami.
Kegiatan tersebut dihadiri, Babinsa beserta Babinkantibmas bersama warga, Muspika Kec. Wanyasa, Kepala Puskesmas Wanyasa, Kepala Desa dan perangkat Desa Sukadami, BPD, Ketua TP PKK Desa dan anggota, serta tokoh masyarakat setempat.
Gebyar posyandu Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Sukadami Kecamtan wanyasa, diselenggarakan di Desa Sukadami Kecamatan Wanyasa memiliki tujuan utama untuk menyatukan berbagai pihak dalam upaya mencegah dan menangani masalah stunting di tingkat desa. Secara lebih spesifik, tujuan dari kegiatan ini adalah:
Mendorong komitmen bersama: Menghimpun komitmen dari pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
- Menganalisis situasi: Melakukan pemetaan dan analisis terhadap kondisi stunting di Desa Sukadami. mengidentifikasi faktor-faktor penyebab, serta kelompok masyarakat yang rentan.
- Membuat rencana aksi: Menyusun rencana aksi yang komprehensif dan terukur untuk mengatasi masalah stunting, mulai dari tingkat keluarga hingga masyarakat secara keseluruhan.
- Memprioritaskan program: Menentukan program-program prioritas yang paling efektif dan efisien dalam mencegah dan menangani stunting, serta mengalokasikan sumber daya yang ada secara optimal.
- Meningkatkan koordinasi: Memperkuat koordinasi dan sinergi antara berbagai pihak yang terlibat, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, dalam pelaksanaan program-program pencegahan dan penanganan stunting.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat: Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, serta dampak buruk stunting terhadap tumbuh kembang anak.
- Memperkuat peran keluarga: Memberdayakan keluarga, terutama ibu hamil dan ibu menyusui, untuk memberikan asuhan dan perawatan yang optimal bagi anak-anak mereka.
"Dengan demikian, melalui Gebyar posyandu Stunting, diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat antara berbagai pihak sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Sukadami dapat berjalan efektif dan berkelanjutan," ungkap Kades Hanan.
Selama Kegiatan Gebyar posyandu Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Sukadami berlangsung, berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif.
Pewarta: Saepul Bahri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 184
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
