Kegawatdaruratan
RSUD dr. La Palaloi Maros Gelar In House Training Kegawatdaruratan Neonatal

Foto: Istimewa
RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros melaksanakan In House Training (IHT) Kegawatdaruratan Neonatal selama dua hari, Rabu-Kamis, 21-22 Januari 2026.
MAROS, TINGKAP.CO - RSUD dr. La Palaloi Kabupaten Maros melaksanakan In House Training (IHT) Kegawatdaruratan Neonatal selama dua hari, Rabu-Kamis, 21-22 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan pada bayi baru lahir.
Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan RSUD dr. La Palaloi, Agus Sujadi, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa In House Training merupakan bentuk pelatihan internal yang dilaksanakan secara mandiri oleh institusi dengan memanfaatkan instruktur dari dalam organisasi sendiri. Melalui pelatihan ini, rumah sakit berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pelayanan kesehatan.
"IHT Kegawatdaruratan Neonatal ini bertujuan meningkatkan kemampuan perawat dan bidan dalam melakukan penanganan kegawatdaruratan pada neonatal, yaitu bayi baru lahir usia 0 sampai 28 hari, agar tindakan yang diberikan bisa cepat, tepat, dan selamat," jelasnya.
Pelatihan ini menyasar perawat dan bidan yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD) Umum, UGD Kebidanan, serta perawat Ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Selama dua hari, peserta mendapatkan materi teori, praktik langsung, serta ujian evaluasi untuk mengukur pemahaman dan keterampilan yang telah diperoleh.
Sebagai mentor dan instruktur, RSUD dr. La Palaloi menghadirkan dua dokter spesialis anak dari internal rumah sakit, yakni dr. Nur Ayu Lestari, M.Biomed., Sp.A dan dr. Fitriya Idrus, Sp.A., M.Kes.
Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Direktur RSUD dr. La Palaloi dan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan, Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, Kepala Seksi Pelayanan Medik, Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan, serta unsur Komite Mutu dan Komite Keperawatan.
Diharapkan, melalui pelatihan ini seluruh perawat dan bidan di RSUD dr. La Palaloi semakin siap dan profesional dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan neonatal, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, khususnya bayi baru lahir di Kabupaten Maros.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 605
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
