Satu Juta Pohon Matoa

Kakan Kemenag Solok-Selatan Fitriyoni, Laksanakan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa

250425070705-kakan.jpg

@tingkap/Endri Alamsyah

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok-Selatan Fitriyoni, SH, MH, melaksanakan penanaman pohon matoa, Selasa (22/4/2025).

PADANG ARO, TINGKAP.CO -Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok-Selatan Fitriyoni, SH, MH, melaksanakan penanaman pohon matoa, Selasa (22/4/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam Rangka memperingati Hari Bumi se Dunia, dan perlunya penyesuaian keseimbangan bumi untuk masa depan, hingga pemerintah untuk beralih ke energi terbarukan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan Menanam Pohon Matoa secara simbolik dilaksanakan oleh Kakanmenag Solok- Selatan Fitriyoni didampingi seluruh pejabat jajaran Kamenag Solok- Selatan, pengurus organisasi ke agamaan, Dinas Pertanian, Ketua MUI, Ketua Perti, Ketua FKUB Se Solok- Selatan.

"Penanaman pohon matoa ini berdasarkan Surat Edaran ( SE) Sekjen No 182/2025, tentang gerakan menanam sejuta pohon Matoa Di lingkungan Kantor Kemenag Solok- Selatan," ujar Fitriyoni Kakanmenag.

Kegiatan ini, lanjut Fitriyoni, mengatakan bahwa kegiatan penanaman ini bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.

"Hari Bumi sedunia, sudah merupakan hari peringatan internasional yang dirayakan setiap tahunya, sebagai bentuk penghargaan terhadap berbagai upaya telah dilakukan oleh para pembuat kebijakan, aktivis, hingga organisasi lingkungan dalam menjaga kelestarian bumi selama lebih dari lima dekade terakhir, dilaksanakan penanaman serentak seluruh kabupaten dan kota satu juta pohon Matoa, Kemenag solok- selatan kebagian seratus batang yang dibagikan pula kepada setiap kantor KUA dan madrasyah se Solok- selatan, "paparan Fitriyoni.

Hari bumi merupakan pengingat, mengajak setiap individu ambil bagian dan kesadaran global untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari generasi kini dan akan datang.

"Hari bumi juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik mengenal faktor-faktor yang mempengaruhi kelestarian ekosistem, serta menjaga kelangsungan hidup flora dan fauna di planet ini," Fitriyoni mengakhiri. 

Pewarta: Endri Alamsyah
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 429
©2025 tingkap.co

Komentar