Gelar Pasukan
Prabowo: Pemimpin Harus Memimpin di Depan, Bukan Berlindung Dibalik Pasukan

Foto: Pixabay
Presiden Prabowo pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI Angkatan Darat, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
BATUJAJAR, TINGKAP.CO - Tidak ada pemimpin yang memimpin dari belakang, berlindung dibalik pasukan. Demikian Presiden mewanti-wanti dalam acara Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI Angkatan Darat, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
Ditandaskannya, pemimpin dari depan, pemimpin memberi contoh, pemimpin adalah prajurit yang paling baik. Dalam amanatnya itu, Presiden kemudian menitipkan pesan kepada para komandan baru untuk menjaga pasukan dan anggotanya sebaik-baiknya.
"Bina anak buahmu sebaik-baiknya. Anak buahmu adalah bagaikan anak kandungmu sendiri. Pimpin dengan baik. Latih mereka dengan baik. Latih mereka dengan keras, tetapi tidak dengan kekejaman. Dan, selalu ingat, kita adalah tentara rakyat. Kita lahir dari rakyat. Kita adalah anak kandung rakyat. Kita mengabdi untuk rakyat. Kita membela rakyat, dan kita siap mati untuk rakyat," pesan Presiden Prabowo.
Sepanjang Presiden Prabowo menyampaikan amanatnya itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Marsekal TNI M. Tonny Harjono berdiri dalam keadaan siap mendengar amanat Presiden.
Dalam upacara itu, Prabowo menyematkan jenderal kehormatan bintang empat kepada lima purnawirawan, antara lain Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra, mantan Menteri Penerangan M Yunus Yosfiah, Direktur Utama Agrinas Palma Agus Sutomo, dan sesepuh Korps Marinir Ali Sadikin.
Selain itu, Prabowo selaku inspektur upacara juga meresmikan Wakil Panglima TNI yang akan dijabat Letjen Tandyo Budi Revita. Jabatan Wakil Panglima TNI diisi kembali setelah 25 tahun kosong.
Upacara tersebut juga meresmikan beberapa satuan baru. Kopassus, Korps Marinir, dan Kopasgat yang semula dijabat perwira (pati) bintang dua, kini dijabat pati bintang tiga bertitel panglima.
Upacara juga mengukuhkan pembentukan enam Kodam baru, 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, dan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di TNI AD, empatKomando Daerah TNI AL (Kodaeral) hingga Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau).
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo mengatakan bahwa dinamika global menuntut Indonesia harus memperkuat pertahanan. Oleh karena itu, TNI membentuk satuan-satuan baru.
Pewarta: Alfen Hoesin
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 224
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
