Jam Gadang
Kawasan Trotoar Jam Gadang Bukittinggi Dipoles Demi Keindahan Dan Kenyamanan Wisatawan

Foto: Istimewa
Dalam rangka peringatan satu abad Jam Gadang, perlunya dikawasan Jam Gadang dilakukan pembenahan trotoar.
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Pemerintah Kota Bukittinggi berupaya melakukan pembenahan keindahan dan kenyamanan terhadap fasilitas Umum, seiring menghadapi peringatan satu abad Jam Gadang. "Perlunya dikawasan Jam Gadang dilakukan pembenahan seperti trotoar," papar Kepala Dinas PUPR Bukitginggi Rachmat, AE Senin (11/05/2026).
Tidak hanya panggung-panggung kegiatan dan agenda seremoni yang dipersiapkan, pemerintah kota juga mulai menata hal-hal kecil yang selama ini luput dari perhatian, namun sangat menentukan kenyamanan masyarakat dan pejalan kaki .
Pemerintah Kota Bukittinggi, pendestrian merupakan wajah kota sekaligus untuk fasilitas umum (fasum) dan khusus wisatawan merasa nyaman baik dilihat dari keindahan serta kenyamanan pejalan kaki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bukittinggi, Rachmad AE, didampingi stafnya Syaiful Mustafa, trotoar yang sedang dilaksanakan pekerjaannya dalam Minggu ini selesai, dengan anggaran Rp. 50 juta, item pekerjaan pemasangan batu alam disepanjang Ramayana dan Bank BRI," ulas Syaiful merinci item pekerjaannya.
"Pekerjaan trotoar kalau kemiringan tidak diratakan, tentu akan mengganggu pejalan kaki ( masyarakat). Kita ingin orang datang ke Jam Gadang merasa nyaman berjalan kaki," ulas Rachmat AE.
Perbaikan trotoar dilakukan melalui program perawatan rutin dengan fokus keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Di kawasan Pasar Atas, pembenahan tidak hanya menyentuh lantai pedestrian. Pemerintah juga mulai menata pembatas jalan dan memperbaiki estetika kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) agar lebih tertib dan ramah wisata.
Langkah tersebut menjadi jawaban atas berbagai keluhan masyarakat yang selama ini menyoroti sempitnya ruang pejalan kaki akibat parkir kendaraan dan aktivitas pedagang kaki lima.
"Kita kembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki. Karena kawasan ini merupakan pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata utama kota," kata Rachmad AE.
Suasana kawasan Pasar Atas kini perlahan berubah. Trotoar yang sebelumnya tampak kusam mulai dibenahi. Pemerintah berharap, ketika peringatan satu abad Jam Gadang digelar, wajah kota benar-benar siap menyambut tamu dan wisatawan.
"Bukan hanya megah dalam seremoni, tetapi nyaman dalam setiap langkah kaki yang melintas di pusat kota Bukittinggi," harap Rachmat AE.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 638
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
