Akreditasi Lembaga Sosial
Ketika Tim Akreditasi Menyapa Anak-anak LKSA di Maros

Foto: Istimewa
Foto bersama tim Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Kementerian RI
MAROS, TINGKAP.CO - Senyum malu-malu seorang anak kecil menyambut ketika rombongan Tim Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI memasuki halaman sebuah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Maros. Di tangannya tergenggam buku gambar lusuh, sementara matanya penuh rasa ingin tahu menatap tamu-tamu yang datang dengan seragam rapi.
Hari itu, Selasa (26/8/25), Dinas Sosial Kabupaten Maros menerima kunjungan resmi tim visitor dari Kemensos RI untuk melakukan visitasi akreditasi di tujuh LKSA. Namun lebih dari sekadar kegiatan administratif, kunjungan ini meninggalkan jejak kehangatan.
Suasana yang Hangat
Rombongan yang dipimpin oleh Ibnu Abbas, bersama Adi Muchtar, serta dua asesor Syarifuddin Langga dan Nuriman Candra Rinata, disambut langsung oleh Kabid Pemberdayaan Sosial, H. Yusri Rasyid S.STP mewakili Kadis Sosial.
Di ruang sederhana yang berfungsi sebagai Aula, para pengurus LKSA duduk berdampingan dengan anak-anak. Beberapa anak tampak menyiapkan penampilan kecil, melantunkan lagu rohani dan menyajikan tarian tradisional. Suasana menjadi cair. Tim penilai pun tidak hanya sibuk dengan dokumen, tetapi ikut tersenyum, bahkan bertepuk tangan memberi semangat.
Akreditasi ini bukan hanya soal memenuhi standar di atas kertas, tapi bagaimana anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih, ucap salah seorang asesor, menegaskan esensi dari visitasi ini.
Dialog dengan Pengurus
Selain menilai dokumen terkait program, manajemen, hingga sarana prasarana, tim juga melakukan dialog langsung dengan pengurus LKSA. Mereka mendengar cerita tentang tantangan sehari-hari: keterbatasan dana, tenaga pengasuh yang minim, hingga usaha keras menjaga pendidikan dan kesehatan anak-anak.
Para pengurus menyampaikan harapan agar akreditasi ini tidak hanya menjadi penilaian, tetapi juga membuka akses dukungan lebih besar dari pemerintah.
Anak-anak di Pusat Perhatian
Bagi anak-anak, kunjungan ini bukan sekadar peristiwa resmi. Ada rasa bangga ketika lembaga tempat mereka tinggal mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Seorang remaja bahkan memberanikan diri bertanya kepada tim visitor tentang masa depan LKSA. Apakah nanti kami bisa punya ruang belajar yang lebih luas? katanya polos, membuat suasana ruangan sejenak hening.
Pertanyaan itu menjadi pengingat, bahwa di balik standar dan indikator, ada harapan-harapan kecil yang hidup dalam diri anak-anak.
Harapan untuk Masa Depan
Visitasi akreditasi kali ini menjadi momentum penting, tidak hanya bagi Dinas Sosial Maros yang terus berupaya melakukan pembinaan dan pengawasan, tetapi juga bagi masyarakat luas agar semakin peduli pada keberlangsungan LKSA.
Sebab, di tempat inilah banyak anak tumbuh, belajar arti keluarga baru, dan merajut mimpi mereka. Dan ketika birokrasi hadir dengan wajah yang lebih manusiawi, harapan itu semakin mungkin terwujud.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 771
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
