Perusahaan Listrik Negara
Warga Dusun Batu Bassi Keluhkan Belum Adanya Respons PLN Terkait Permohonan Pemasangan Kabel

Foto: Istimewa
Pak Dusun Baru Bassi dan warga
MAROS, TINGKAP.CO - Warga Dusun Batu Bassi, Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, menyampaikan keluhan terhadap belum adanya tindak lanjut dari pihak PLN ULP (Rayon) Maros atas permohonan pemasangan kabel listrik yang telah diajukan sejak tahun 2019.(17/10/2025).
Keluhan tersebut disampaikan oleh Udhin, Kepala Dusun Bonto Labbu yang mewakili warga Dusun Batu Bassi. Ia menuturkan bahwa masyarakat sudah menunggu bertahun-tahun agar jaringan listrik dapat menjangkau wilayah mereka, namun hingga kini belum ada kejelasan dari pihak PLN.
"Surat permohonan sudah kami ajukan sejak 2019 dan ditandatangani oleh sekitar 40 warga yang terdampak, tapi sampai sekarang belum ada respons sama sekali dari PLN," ujar Udhin dengan nada kecewa.
Menurut warga, keterlambatan pemasangan jaringan listrik tersebut berdampak pada aktivitas sehari-hari, terutama bagi keluarga yang masih mengandalkan penerangan seadanya di malam hari. Selain itu, kondisi tersebut juga menghambat produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Warga berharap pihak PLN Rayon Maros dapat segera meninjau dan menindaklanjuti permohonan mereka agar akses listrik bisa merata hingga ke pelosok desa.
"Kami hanya ingin mendapat pelayanan yang sama seperti warga di tempat lain. Listrik adalah kebutuhan dasar," tambah Udhin.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN Rayon Maros belum memberikan tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 460
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
