Penerima PKH

Dinsos Maros Siapkan Pemasangan Stiker untuk Penerima PKH, Data Graduasi Mulai Diperbarui

251104061853-dinso.jpg

Foto: Istimewa

Kadis sosial Maros Andi Zulkifli Ridwan Akbar bersama staf dalam rapat PKH

MAROS, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Sosial tengah menyiapkan program pemasangan stiker pada rumah penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Program ini rencananya akan dilaksanakan tahun depan, setelah pengumuman resmi daftar graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), (4/11/2025).

Menurut A. Zulkifli Riswan Akbar, salah satu pendamping sosial dari Sumber Daya Manusia (SDM) PKH Kemensos di Kabupaten Maros, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan. Pendataan ini difokuskan pada keluarga yang siap melakukan graduasi atau mundur secara sukarela dari daftar penerima bansos karena dinilai telah mandiri dan mampu secara ekonomi.

"Yang didata ini adalah KPM yang mau graduasi. Data sementara dikumpulkan oleh SDM PKH sejak bulan lalu, dan kami masih menunggu progres di lapangan," ujar Zulkifli.

Terkait pemasangan stiker, Zulkifli menjelaskan bahwa hal tersebut mengacu pada kebijakan Kementerian Sosial sebagai bentuk transparansi, sekaligus memberi efek jera bagi penerima yang sudah tidak layak tetapi masih menerima bantuan. Kalau tidak pakai stiker, bisa dipilox sebagai alternatif penanda, tambahnya.

"Meskipun demikian, pemasangan stiker ini masih berupa rencana dan tengah digodok menjelang pelaksanaannya di tahun depan. Belum ada aturan teknis yang tegas, ini masih berupa inisiatif untuk memastikan bantuan tepat sasaran," jelasnya.

Sebagai bagian dari persiapan, SDM PKH selalu melakukan koordinasi dengan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial serta Kepala Dinas Sosial sebelum turun ke lapangan. Selain fokus pada graduasi, proses pengajuan calon penerima baru juga masih dibuka dengan mekanisme ketat melalui tahapan verifikasi, validasi, hingga ground check oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Untuk usulan penerima baru, harus melalui prosedur pengusulan, verifikasi, validasi, dan penetapan oleh pusat," ungkap Zulkifli.

Jika proses pendataan selesai dan kebijakan stiker diterapkan, maka diperkirakan akan terjadi pengurangan jumlah penerima bansos di Kabupaten Maros. Hal ini dinilai sebagai langkah awal memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran dan benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 584
©2025 tingkap.co

Komentar