e-KTP
Kabar Gembira, Warga Garut Bisa Cetak e-KTP Langsung di Kantor Kecamatan

Foto: Istimewa
Camat Wanaraja, Fahmi Fauzi
GARUT, TINGKAP.CO - Tak perlu jauh ke pusat kota untuk mengurus dokumen kependudukan. Pemerintah Kabupaten Garut tengah menyediakan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di setiap kantor kecamatan.
Adapun di kecamatan Wanaraja sebagai salah satu titik layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang cepat, dekat, dan gratis.
Demikian juga disampaikan Camat Wanaraja, Fahmi Fauzi. Ia lanjut mengatakan bahwa antusiasme masyarakat dalam mengakses layanan di kecamatan terus meningkat. Berdasarkan data pelayanan, terdapat kenaikan jumlah pencetakan e-KTP yang cukup tajam pada awal tahun 2026.
"Nah khusus untuk KTP memang ada lonjakan yang signifikan, di bulan Januari ada 115 dan di bulan Februari kurang lebih ada 425 pencetakan KTP dengan berbagai alasan," ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Selain e-KTP, layanan pembuatan Kartu Keluarga (KK) juga menunjukkan tren stabil dengan 213 dokumen di bulan Januari dan 246 dokumen pada Februari. Secara total, terdapat sekitar 11 jenis layanan yang dapat diakses masyarakat di tingkat kecamatan.
Tentang prosedur pengurusan sangat sederhana. Masyarakat cukup membawa surat pengantar dari desa sesuai dengan keperluan operasionalnya, baik itu untuk Perekaman Baru (bagi warga yang memasuki usia 17 tahun), Penggantian e-KTP Rusak (wajib membawa fisik KTP yang rusak), Ubah Status (alamat, pekerjaan, dsb) dan e-KTP Hilang (wajib menyertakan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian).
Meski demikian, jika untuk perubahan foto pada e-KTP hanya bisa dilakukan di Kantor Disdukcapil Garut.
Terkait durasi pelayanan, pihak kecamatan berkomitmen memberikan layanan prima dengan durasi yang sangat singkat.
e-KTP bisa dicetak di Kecamatan (Foto: Ist)
"Apabila mulai dari perekaman sampai ke pencetakan tidak kurang dari 5 menit, itu maksimal 5 menit. Kalau memang agak penuh mungkin itu agak lama. Intinya kita memberikan layanan terbaik dan tercepat kepada masyarakat," tuturnya.
Mengenai ketersediaan material, Fahmi memastikan bahwa distribusi blangko dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut berjalan lancar. Jika pada Januari pasokan dibatasi 50 blangko per minggu, kini kuota meningkat menjadi hampir 100 blangko per minggu.
"Nah ini alhamdulilah sekarang mungkin stoknya sudah banyak dari Disdukcapil mendistribusikan blangko KTP perminggu hampir 100 blangko KTP. Jadi pada intinya adalah tidak ada kendala terkait dengan blangko,"
Terakhir, ia menegaskan bahwa seluruh pelayanan adminduk yang berada di setiap kecamatan tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Deni Hardani, salah seorang warga yang datang untuk mencetak ulang e-KTP miliknya yang rusak" ungkapnya.
Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 110
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
