KDMP
Komisi III DPRD Langkat dan Camat Hinai Dukung Pedagang Tolak Rencana Pembangunan KDMP di Pasar Senin

Dok. DPRD Langkat
Rencana pembangunan KDMP di Pasar Senin, Kabupaten Langkat menuai penolakan pedagang.
LANGKAT, TINGKAP.CO - Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lahan Pasar Senin, Pasar 4,5 Tanjung Beringin, Desa Suka Damai, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, menuai penolakan dari para pedagang. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Komisi III DPRD Kabupaten Langkat melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Selasa (7/7/2026).
RDP dipimpin Ketua Komisi III DPRD Langkat, Pimanta Ginting, dengan menghadirkan Dinas Koperasi Kabupaten Langkat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Camat Hinai, Kepala Desa Suka Damai serta puluhan pedagang Pasar Senin.
Dalam forum tersebut, para pedagang menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan KDMP di lokasi yang selama ini menjadi tempat mereka berjualan dan mencari nafkah.
"Sejak tahun 2000 kami sudah berjualan di pasar ini. Artinya sudah 26 tahun kami menempati lokasi tersebut. Karena itu kami menolak pembangunan KDMP di lahan Pasar Senin," ujar salah seorang perwakilan pedagang.
Menurut para pedagang, masih terdapat sejumlah alternatif lahan yang dinilai lebih layak untuk pembangunan KDMP, diantaranya bekas lahan KUD maupun lokasi lain di wilayah Desa Suka Damai.
Sementara itu, Camat Hinai, Bahrum dan Kepala Desa Suka Damai Siswo Suharjo menjelaskan bahwa rencana pembangunan KDMP di Pasar Senin sebelumnya telah dibahas dan disepakati dalam musyawarah.
Namun, para pedagang mengaku berubah sikap setelah mempelajari penerapan KDMP di sejumlah daerah. Mereka khawatir keberadaan koperasi tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini beroperasi di kawasan pasar.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat, Binawan, menegaskan bahwa KDMP tidak bertujuan mematikan usaha masyarakat.
"KDMP merupakan salah satu pilar penguatan ekonomi desa. Kehadirannya bukan untuk mematikan usaha pedagang, melainkan menggali dan mengembangkan potensi ekonomi desa," jelas Binawan.
Meski telah memperoleh penjelasan dari semua pihak dalam RDP, pedagang tetap menyatakan penolakan terhadap pembangunan KDMP di lahan Pasar Senin.
Setelah mendengarkan seluruh pandangan dalam RDP, Ketua Komisi III DPRD Langkat bersama Camat Hinai menyatakan akan membersamai aspirasi para pedagang dengan merekomendasikan agar rencana pembangunan KDMP dipindahkan ke lokasi lain.
Pertimbangan tersebut didasarkan pada keberadaan Pasar Senin yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retribusi pasar. Oleh karena itu, pembangunan KDMP dinilai lebih tepat direalisasikan di lokasi alternatif yang tidak mengganggu aktivitas perdagangan masyarakat.
Pewarta: Siti Fatimah Hasibuan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 136
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
