Apel Mulai Bekerja
Sekda Bandung Minta OPD Fokus Tuntaskan PJP dan Matangkan RKPD 2027

Dok. Diskominfo Kota Bandung
Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempersiapkan diri secara optimal menghadapi pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PJP) Tahun Anggaran 2025.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempersiapkan diri secara optimal menghadapi pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PJP) Tahun Anggaran 2025 serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun berikutnya.
Arahan tersebut disampaikan Iskandar saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 13 Juli 2026.
Menurutnya, pekan ini sejumlah dinas akan diundang dalam rapat pembahasan PJP sebagai bagian dari proses pertanggungjawaban pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Kota Bandung tahun 2025.
Saya harapkan yang hadir dari dinas atau badan adalah perwakilan yang benar-benar memahami substansi kegiatan. PJP ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan tahun 2025, ujar Iskandar.
Ia menilai, kehadiran pejabat yang memahami detail program sangat penting agar proses pembahasan berjalan efektif dan menghasilkan data yang akurat.
Selain pembahasan PJP, Iskandar juga meminta perangkat daerah mulai mempersiapkan pembahasan RKPD yang akan dilaksanakan pada pekan mendatang.
Menurutnya, sejumlah usulan anggaran yang diajukan sebelumnya masih menggunakan pagu awal sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan program dan kegiatan masing-masing perangkat daerah.
"Saya memahami beberapa dinas atau badan mungkin merasa anggaran yang tersedia masih kurang untuk mendukung pelaksanaan program. Karena itu, pada pembahasan RKPD nanti detail kebutuhan dan kegiatan harus disampaikan secara lengkap," katanya.
Ia mengungkapkan, telah menerima sejumlah surat dan masukan terkait rincian program dari perangkat daerah yang akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan RKPD.
Iskandar berharap, seluruh OPD dapat mempersiapkan dokumen, data, serta argumentasi yang kuat agar perencanaan pembangunan Kota Bandung ke depan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Mohon semuanya dipersiapkan dengan baik. Pembahasan RKPD menjadi momentum penting untuk memastikan program-program prioritas dapat terakomodasi secara optimal," ujarnya.
Pewarta: Dewi Apriatin
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 51
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
