Desaku Maju
Kesbangpol Mukomuko Pantau Program Desaku Maju di Mukomuko

@tingkap/Japri
Pemprov Bengkulu dan Kodam serta 10 kabupaten dan kota lainnya bekerja sama tentang sinergi Pembangunan Daerah dalam mendukung program desaku maju di Provinsi Bengkulu.
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Komando Daerah Militer atau (Kodam) II/Sriwijaya inten bekerjasama dengan 10 kabupaten dan kota lainnya tentang sinergi Pembangunan Daerah dalam mendukung program desaku maju di Provinsi Bengkulu.
Dalam tahapan kesepakatan ini akan dimuat beberapa hal untuk mempercepat sinergi pembangunan di Provinsi Bengkulu termasuk kabupaten kota yang ada di provinsi Bengkulu.
Ini masih ada beberapa poin yang disepakati terkait dengan percepatan pelaksanaan program tersebut salah satunya juga untuk meningkatkan konektivitas dan proses masyarakat terhadap pelayanan data dan pusat pertumbuhan ekonomi ini masih dibahas lebih lanjut nantinya.
Hal ini dikatakan Kepala Bada (Kaban) Kesbangpol Mukomuko, M Harpi SH, melalui Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik (Wasnas) Yulia Reni S.s usai mengikuti Zoom Meeting Selasa, (1/9/2026).
"Setelah hari ini oleh biro hukum dan pemerintahan dari Kesbangpol tentu akan melaksanakan pemantauan dan evaluasi atau pemantauan evaluasi juga pengawasan atas tindak lanjut dari kesepakatan ini, apakah seperti apa nantinya teknisi dilapangan," ungkap Kabid Wasnas.
Yulia Reni menambahkan, tentu kami melakukan semacam pengawasannya kemudian apa saja yang timbul nanti di lapangan apakah akan terjadi konflik. "Nah itu mungkin akan kami lihat di lapangan ketika kegiatan program ini berjalan," Demikian Yulia Reni.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 66
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
- Farhan Gandeng PERSIS, PKL Bandung Didorong Bersertifikat Halal dan Lebih Higienis
- Dedi Mulyadi Batalkan Pinjaman ke PT SMI, Pembangunan Jabar Tetap Ngebut
