Dana Desa
Kadis DPMD: Masih Tersisa 20 Desa di Mukomuko Belum Ajukan Pencairan DD, Ini Alasanya

@tingkap/Japri
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ujang Selamat mengungkapkan, sebanyak 20 desa yang tersebar disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Mukomuko belum mengajukan pencairan Dana Desa (DD)
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Ujang Selamat mengungkapkan, sebanyak 20 desa yang tersebar disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Mukomuko belum mengajukan pencairan Dana Desa (DD).
Ia mengatakan," alasan terjadinya keterlambatan dari 20 desa tersebut yang belum melakukan pengajuan pencairan Dana Desa (DD) tahap ini dikarenakan terkendala dengan penyusunan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) di desa itu.“
Hal ini disampaikan langsung Kadis DPMD Mukomuko, Ujang Selamat ketika di konfirmasi Kamis,(20/03) terkait penyebab terjadinya keterlambatan pengajuan pencairan dana desa yang masih tersisa sebanyak 20 desa itu.
"Keterlambatan 20 desa itu, terkendala karna lambannya penyusunan RAB di desa itu, hampir rata-rata alasan nya itu," kata Kadis.
Ia juga mengatakan," dengan terjadinya keterlambatan ini tentu akan memperlambat penyerapan anggaran di setiap bidang program kerja.
"Yang lebih penting lagi, apa bila dana desa sudah di cairkan, setidak nya sudah dapat menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) peda penerima manfaat untuk masyarakat di desa tersebut," ungkap Ujang Selamat.
"Dari 20 desa tersebut didominasi dari Kecamatan Kota Mukomuko, kita berharap 20 desa yang belum mengajukan dari 148 desa yang ada di Kabupaten Mukomuko ini segera menyampaikannya," imbuh Kadis.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.833
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
