Transportasi Udara
Maskapai Wings Air Dikhawatirkan Kembali Gagal Bertahan Sebagai Transportasi Udara UPBU Mukomuko

@tingkap/Japri
Maskapai penerbangan Wings Air Jenis ATR 72 kembali jadi tranportasi pada Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Kabupaten Mukomuko
MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Maskapai penerbangan Wings Air Jenis ATR 72 kembali melangit jadi tranportasi pada Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) di udara Mukomuko, untuk kedua kalinya.
Dengan ditandainya launching pada Rabu, 26 Maret 2025 di lokasi Bandara Mukomuko merupakan tanda maskapai penerbangan Wings Air kembali jadi alat transportasi udara sebagai pengganti Susi Air.
Maskapai komersil dengan tarif tiket Mukomuko-Bengkulu hampir tembus diangka Rp500.000,- itu pada tahun 2018 sempat juga landing di lapangan pacu Bandara Mukomuko, namun sayangnya tidak bertahan seumur jagung lalu hilang dari langit Mukomuko.
Pada 26 Maret 2025 lalu muncul kembali, ini jadi pertanyaan bagi masyarakat Mukomuko, dikhawatirkan kehadiran Wings Air untuk ke dua kalinya ini mengalami nasib yang sama seperti pada tahun 2018 tersebut.
Untuk menyikapi hal tersebut, TINGKAP.CO berupaya mengkonfirmasi Kepala UPBU Mukomuko, Gatot melalui pesan WhatsApp, pada Kamis, 27 Maret 2025 sehari setelah launching di lakukan.
Namun hingga berita ini di tayangkan Kepala UPBU Mukomuko, Gatot belum memberikan respons atau tanggapan atas pesan yang disampaikan.
Dikabarkan, mundurnya maskapai Wings Air sebagai transportasi udara di Bandara Mukomuko tujuh tahun lalu yang notabene nya, minimnya minat masyarakat menggunakan transportasi udara, tingginya tarif tiket, ini diantaranya penyebab hilangnya Wings Air dari Bandara Mukomuko saat itu.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.253
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
