Perusak Kantor PWI

Wydia Navies Minta Polisi Bergerak Cepat Mengusut Pelaku Perusak Kantor PWI Solok Selatan

260520155018-wydia.jpg

Foto: Istimewa/Ilustrasi

Wydia Navies mengimbau seluruh insan pers, khususnya anggota PWI Sumbar, tetap tenang dan tidak terpancing situasi yang berkembang.

PADANG, TINGKAP.CO - Aksi perusakan Kantor Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Solok Selatan memicu kecaman dari PWI Sumatera Barat dan langsung dilaporkan ke Polres Solok Selatan untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Peristiwa perusakan terjadi Senin (18/5/2026) malam menyebabkan kaca jendela kantor pecah dan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. PWI Sumbar minta aparat kepolisian bergerak cepat mengusut pelaku.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies menegaskan aksi perusakan terhadap fasilitas organisasi pers tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

"Mengingat Ketua PWI Solok Selatan telah melaporkan kejadian perusakan sekretariat ke pihak kepolisian resor setempat, maka kita serahkan penanganannya ke pihak berwajib," ujar Widya Navies dalam siaran pers resmi PWI Sumbar, Selasa (19/5/2026).

Wydia Navies mengimbau seluruh insan pers, khususnya anggota PWI Sumbar, tetap tenang dan tidak terpancing situasi yang berkembang.

"Utamakan prinsip yang benar dalam menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung kode etik," pesannya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi, menegaskan tindakan merusak fasilitas PWI merupakan tindak kriminal yang harus segera diproses hukum.

"Kita berharap Polres Solok Selatan bergerak cepat sebelum pelaku melarikan diri. Sebab potensi melarikan diri itu ada, lantaran kasus ini juga viral di media sosial," ulas Sawir.

Terpisah, Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian insiden pengrusakan ke Polres Solok Selatan pada Senin (18/5/2026).

Menurut Hendrivon, berdasarkan informasi sementara, terduga pelaku merupakan remaja yang diduga sedang menggunakan narkoba.

Ia menjelaskan, kondisi kantor sekretariat belakangan relatif sepi setelah Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Solok Selatan berpindah lokasi. Selain kaca jendela pecah, kursi plastik berwarna biru di kantor juga mengalami kerusakan.

Masih kata Hendrivon, kawasan sekitar kantor diduga kerap menjadi tempat berkumpul remaja yang dicurigai menggunakan narkoba. Bahkan, sebelumnya kantor PWI Solok Selatan disebut pernah dilempari batu.

Meski demikian, ia memastikan tidak ditemukan indikasi sabotase terhadap aktivitas jurnalistik insan pers di daerah setempat.

Hal serupa disampaikan Asisten I Pemkab Solok Selatan Taufik Effendi. Menurutnya, dugaan sementara mengarah pada aksi remaja yang diduga sedang menggunakan narkoba, sementara tidak ada barang kantor yang hilang akibat pencurian.

Usai menerima laporan, pihak Polres Solok Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan terkait peristiwa yang terjadi.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 768
©2026 tingkap.co

Komentar