Ambil Kembali Kekuasaan Kita

Imigran dan Pekerja Rencanakan Protes May Day Saat Trump Menandai 100 Hari Pemerintahannya

250501225812-imigr.jpg

Foto: democracynow

Organizers di seluruh Amerika Serikat merencanakan protes besar-besaran pada hari May Day (Hari Buruh Internasional) untuk menentang pemerintahan Trump.

WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - Organizers di seluruh Amerika Serikat merencanakan protes besar-besaran pada hari May Day (Hari Buruh Internasional) untuk menentang pemerintahan Trump.

Melansir democracynow, para penyelenggara mengatakan bahwa mereka mendapat dukungan luas dari kelompok-kelompok yang menjadi target pemerintahan, termasuk imigran, pekerja federal, dan banyak lagi.

 "Alih-alih hanya menyerang satu komunitas mereka menyerang semua orang pada saat yang sama, dan hal ini memungkinkan kami untuk mengumpulkan koalisi yang sangat luas," ujar Jorge Mjica, pengatur strategis Arise Chicago.

Di New York, para penyelenggara mengajak masyarakat untuk berbaris bersama mereka di Foley Square. "Kita harus melawan pengambilalihan perusahaan ini," kata Nisha Tabassum, pemimpin penyelenggara untuk isu-isu pekerja di Make the Road New York. "Kami adalah yang banyak; mereka adalah yang sedikit."

Penyelenggara di Los Angeles mengharapkan ratusan ribu pengunjuk rasa untuk bergabung dengan mereka dalam menentang kebijakan Trump. "Kami akan mengambil alih kekuasaan kami kembali," kata Georgia Flowers Lee, wakil presiden Asosiasi Pendidikan Nasional untuk United Teachers Los Angeles.

Akankah protes besar-besaran May Day ini merupakan upaya untuk menumbangkan Trump ?

 

Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 128
©2025 tingkap.co

Komentar